Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
LinkAja Mempermudah Masyarakat Membayar Pajak Bumi Dan Bangunan. (Foto: Link Aja)
Dream – Batas terakhir pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2019 di DKI Jakarta tinggal hitungan hari. Masyarakat ibukota diimbau untuk memenuhi kewajibannya maksimal pada Senin, 16 September 2019 mendatang.
Tak ada waktu membayar PBB-P2 di bank ataupun kantor pajak, kamu sebetulnya bisa membayar kewajiban pajak itu lewat online. Selain internet banking, wajib pajak bisa melakukan di sejumlah platform e-Commerce.
Yang lebih menyenangkan, pembayaran PBB-P2 lewat online bisa mendapatkan diskon berupa cashbach.
Program inilah yang dilakukan LinkAja untuk mempermudah masyarakat membayar PBB. Menggandeng, Bank DKI, Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta, Badan Pengelola Keuangan Daerah, dan PT Mitracomm Ekasarana, LinkAja menyediakan fasilitas pembayaran PBB-P2 dengan bonus cashback.
“ Tujuan utama LinkAja adalah untuk menghadirkan layanan keuangan elektronik yang lebih baik dan lengkap, dengan memperkaya offeringuse case di seluruh sendi kehidupan masyarakat,” kata Direktur Utama LinkAja, Danu Wicaksana, dalam Dikutip dari keterangan tertulisnya.
Danu mengatakan kehadiran layanan pajak PBB DKI Jakarta akan mempermudah masyarakat dalam membayar pajak.
“ Kami berharap ini dapat menjadi cara edukasi dan sosialisasi transaksi non tunai di tengah masyarakat, sehingga dapat meningkatkan indeks inklusi keuangan Indonesia,” kata dia.
Dalam programnya tahun ini, LinkAja menyiapkan bonus berupa cashback maksimal Rp50 ribu. Pengembalian dana itu bisa kamu peroleh jika membayar tagihan PBB-P2 minimal Rp200 ribu.
Untuk setiap pembayaran PBB melalui LinkAja, pengguna akan dikenakan biaya administrasi sebesar Rp5 ribu.
Layanan pembayaran PBB-P2 untuk wilayah DKI Jakarta ini hanya akan beroperasi sampai 30 September 2019.
1. Buka aplikasi LinkAja dan pastikan aplikasi LinkAja sudah di-update ke versi terbaru yaitu 3.5.0 untuk iOS dan 3.5.1 untuk android
2. Pilih “ Lainnya”
3. Klik Icon “ Pajak” dalam menu Pajak dan Retribusi
4. Pilih PBB DKI JAKARTA
5. Masukkan NOP (nomor objek pajak) dan tahun pembayaran pajak
6. Konfirmasi data yang muncul pada aplikasi
7. Jika data sudahsesuai, klik konfirmasi dan masukkan PIN
Dream – LinkAja, platform keuangan digital milik PT Platform Karya Nusantara bergerak cepat untuk menggapai konsumen lebih banyak. LinkAja menggandeng perusahaan transportasi online terbesar, PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek Indonesia).
Dengan kerjasama ini, pengguna Gojek kini bisa membayar transaksi menggunakan LinkAja di aplikasi besutan Nadiem Makariem tersebut.
Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 8 Juli 2019, fitur LinkAja bisa digunakan untuk melengkapi fitur pembayaran non tunai, yaitu Go-Pay. Dijadwalkan fitur tersebut akan mulai tersedia di aplikasi GOJEK pada tahun ini.
“ Kami menyambut positif kehadiran LinkAja di dalam platform GOJEK,” kata President GOJEK, Andre Soelistyo, di Jakarta.

Andre optimistis kerja sama dengan pihak yang bermisi sama bisa memperbanyak masyarakat yang akan merasakan dampak positifnya.
“ Komitmen ‘Dari Indonesia untuk Indonesia’ yang dibawa oleh LinkAja menjadikannya rekan kolaborasi yang strategis dan satu tujuan bagi kami,” kata dia.
Managing Director Go-Pay, Budi Gandasoebrata, mengatakan LinkAja mengusung misi yang sama dengan GOJEK dan Go-Pay, yaitu mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNTT). Kehadiran layanan keuangan ini juga memperkenalkan dan mengedukasi masyarakat Indonesia tentang manfaat pembayaran non tunai.
“ Kami yakin kolaborasi ekosistem GOJEK dan LinkAja dapat mempercepat adopsi non-tunai di Indonesia, terutama di lapisan masyarakat yang belum pernah tersentuh jasa keuangan formal,” kata Budi.
Dia mengatakan kerja sama dengan LinkAja bisa mengedukasi masyarakat yang masih bergantung kepada uang tunai tentang manfaat dan potensi non tunai.
CEO LinkAja, Danu Wicaksana, mengatakan perusahaan berharap LinkAja bisa memberikan akses layanan keuangan yang efisien kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Plus, meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia hingga 75 persen pada akhir 2019.
“ Kami pun menyambut baik kerja sama dengan GOJEK untuk memperkaya fitur dan kegunaan LinkAja kepada para pengguna,” kata Danu.
Andre menambahkan GOJEK dan Go-Pay akan terbuka dengan kolaborasi yang bertujuan positif kepada masyarakat luas serta membangun ekonomi Indonesia dari piramida terbawah.
“ Kami berharap bahwa melalui kerja sama ini, pengguna GOJEK jadi memiliki lebih banyak pilihan pembayaran dan masyarakat pun bisa semakin nyaman dalam menjalankan kegiatannya sehari-hari,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya