Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Kartu Kredit. (Foto: Shutterstock)
Dream – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mendorong nasabahnya segera mengaktifkan nomor identifikasi personal (PIN) untuk kartu kredit yang mereka miliki. Sesuai Peraturan Bank Indonesia sleuruh transaksi kartu kredit hanya bisa menggunakan kartu PIN per 1 Juli 2020 atau tinggal sepekan lagi.
“ Kami telah melakukan sosialisasi ini melalui penyebaran informasi secara masif melalui beragam kanal antara lain Website BCA, Email, Media Sosial, dan kanal informasi lainnya,” kata Executive Vice President of Transaction Banking Business Development BCA, I Ketut Alam Wangsawijaya, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa 23 Juni 2020.
Hingga Mei 2020, ada 84 persen nasabah yang telah mengaktifkan PIN untuk transaksi kartu kredit.
“ Bagi nasabah pemegang kartu kredit BCA yang masih belum mengaktifkan PIN, kami harapkan dapat segera melakukan aktivasi sebelum 1 Juli 2020,” kata dia.
Secara umum, terdapat tiga cara untuk mengaktifkan PIN kartu kredit antara lain via BCA mobile, website BCA www.bca.co.id/creditcard, dan ATM BCA. Untuk mengetahui cara lengkapnya, nasabah dapat memperoleh informasi pada www.bca.co.id/edukatips/pin dan https://youtu.be/W3BuNol-ylk.
Untuk aktivasi PIN kartu kredit via aplikasi BCA mobile, kamu bisa memilih fitur mAdmin, pilih aktivasi kartu Kredit, lalu pilih buat/ubah PIN, dan pilih “ buat PIN”. Lalu, pilih Kartu Kredit mana yang mau dibuat PIN, lalu input PIN yang dikehendaki dan PIN kini sudah aktif.
Selain itu, nasabah dapat melakukan aktivasi PIN melalui website BCA www.bca.co.id/creditcard dengan mengisi form Verifikasi Data https://eform.klikbca.com/fasilitasonlinecc/. Setelah menekan “ Proses”, pilih “ Aktivasi PIN”, pilih kartu yang akan diaktivasi, masukkan 6 digit “ Kode Otentikasi” yang diterima melalui SMS*, tekan “ Proses”, masukkan 6 digit PIN baru, tekan “ Proses” dan Anda akan menerima SMS notifikasi.
Selain melalui BCA mobile dan Website BCA, nasabah dapat melakukan aktivasi PIN kartu kredit melalui ATM BCA, dengan memasukkan Kode Otentikasi yang dikirim melalui SMS BCA setelah kartu kredit diaktifkan. Caranya, masukkan Kartu Kredit, pilih “ Aktivasi PIN”, masukkan 6 digit “ Kode Otentikasi” yang diterima melalui SMS*, tekan “ Benar”. Jika valid, tekan “ Lanjutkan” dan masukkan 6 digit PIN baru (2 X). PIN sudah aktif, kamu akan menerima SMS notifikasi.
“ Kami menghimbau kepada nasabah pemegang kartu kredit BCA di seluruh Tanah Air untuk melakukan aktivasi PIN kartu kredit segera karena transaksi kartu kredit yang menggunakan tanda tangan akan ditolak/declined,” kata dia.
Dream – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah merestrukturisasi kredit kepada 10 persen dari nasabahnya karena terdampak pandemi Covid-19. Hingga pertengahan Mei 2020, BCA sedang memproses restrukturisasi kredit senilai Rp65 triliun-Rp82,6 triliun.
Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, mengatakan angka ini setara dengan 10-14 persen dari keseluruhan portofolio kredit. Tercatat ada 72 ribu debitur atau 10 persen dari totoal debitur seluruh segmen.
![]()
“ Hingga saat ini, kami sedang memproses restrukturisasi kredit kepada nasabah tertentu dalam tiap segmen agar mencapai keberhasilan pemulihan,” kata Jahja dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Rabu 27 Mei 2020.
Dia mengatakan upaya restrukturisasi ini sejalan dengan inisiatif pemerintah dalam mendukung kelanjutan usaha pelaku bisnis dan perekonomian nasional. Dikatakan bahwa ada potensi peningkatan jumlah restrukturisasi kredit beberapa depan.
“ Sekitar 20-30 persen dari total kredit yang berasal dari 250 ribu-300 ribu debitur,” kata Jahja.
Dream – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyiapkan uang tunai Rp39 triliun untuk memenuhi kebutuhan Idul Fitri tahun ini. BCA juga mendorong nasabahnya untuk memanfaatkan digital banking untuk bertransaksi saat pandemi Covid-19.
“ Mempertimbangkan situasi saat ini, kami mendorong nasabah untuk menggunakan digital banking dalam melakukan transaksi perbankan,” kata Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 21 Mei 2020.
Jahja mengatakan nasabah bisa memanfaatkan layanan channel electronic banking BCA, seperti mobile banking, internet banking, dan 17.928 ATM. Transfer uang juga dipermudah dengan fitur QR di BCA Mobile dan Sakuku.
![]()
“ Tidak perlu menghapal atau mengetik nomor rekening. Cukup share dan scan QR,” kata dia.
Sementara itu, bagi nasabah yang ingin melakukan transaksi setoran uang tunai dapat menggunakan mesin ATM Setor Tarik BCA yang telah tersebar di berbagai lokasi. Atau memanfaatkan fasilitas Tarik Tunai Tanpa Kartu yang dapat diakses melalui BCA mobile dan Sakuku.
“ Bagi nasabah yang harus melakukan transaksi di Cabang atau ATM, gunakan selalu masker dan jaga jarak fisik,” tambah Jahja.
Nasabah juga makin dimudahkan saat mengakses contact center Halo BCA. Selain menghubungi nomor 1500888, nasabah dapat menghubungi WhatsApp Bank BCA dengan mengetik #halobca di nomor WhatsApp 0811 1500 998 atau melalui layanan Halo BCA Chat di www.bca.co.id. Nasabah juga bisa menanyakan lokasi ATM terdekat atau promo terkini melalui chatting dengan VIRA melalui aplikasi LINE, Google Assistant, dan Facebook Messenger.
BCA menawarkan beragam cara untuk berbagi saat momen spesial. Misalnya, lanjut Jahja, mengirim uang ke banyak orang melalui BagiBagi di BCA mobile dan Sakuku. Dengan fitur ini, nasabah tak perlu repot untuk transfer berkali-kali.
“ Cukup gunakan fitur BagiBagi di BCA mobile. Jumlah uang yang sama atau berbeda kepada banyak orang dalam sekali waktu dapat terkirim dengan cepat dan aman. Kirim THR jadi mudah dan aman,” kata dia.
Bank ini juga menebar program Ramadan seperti diskon di marketplace, fesyen, gaya hidup, telekomunikasi, hiburan, sampai kesehatan. Pihaknya juga mempersilakan nasabah untuk mengontol transaksi debit di mobile banking.
“ Mudah dan aman. Kamu juga bisa mengontrol transaksi perbankan domestik dan internasional, mengatur limit, dan memblokir kartu hanya dengan satu genggaman smartphone lewat BCA mobile,” kata dia.
Berikut ini adalah penyesuaian kegiatan operasional kantor cabang selama momen Idul Fitri 2020.
22 Mei 2020: Seluruh kantor cabang BCA tidak beroperasi
22 Mei 2020: Transaksi B2B Pertamina tetap dapat dilayani di 10 kantor cabang BCA, yakni: KCU Matraman, KCU Galaxy, KCU Palembang, KCU Denpasar, KCU Malang, KCU Bandung, KCU Semarang, KCU Solo Slamet Riyadi, KCU Medan, serta KCU Madiun
23-24 Mei 2020: Layanan Weekend Banking tidak beroperasi
23 Mei 2020: Transaksi B2B Pertamina tetap dapat dilayani di KCU Blitar
26 Mei 2020: Kantor cabang beroperasi kembali dengan pengaturan buka/tutup sementara
“ Kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Mohon maaf lahir dan batin,” tutup Jahja.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya