Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Peluncuran Mobil Pelayanan Untuk Pelanggan Sharp (Foto: Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafi'an)
Dream - Berbagai produk elektronik yang ada di Indonesia terus bersaing untuk merebut hati para konsumen. Berbagai inovasi dibuat demi menjadi produsen nomor wahid di Tanah Air.
Cara itulah yang coba dipertahankan PT Sharp Electrionics Indonesia. Untuk menggaet konsumen, manajemen meluncurkan program bernama SHARP Mobile Service Station (SMSS).
Customers Satisfaction Division General Manager PT Sharp Electronic Indonesia, Ronald R Huwae mengatakan, program ini dilakukan untuk melayani konsumen yang berada di kota-kota yang lokasinya jauh dari service center Sharp.
" Konsumen nggak perlu lagi bawa ke kota dan bisa memanfaatkan keberadaan service ini," kata Ronald di Jakarta, Kamis, 25 Oktober 2018.
Ronald menambahkan, kehadiran SMSS juga bertujuan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. Tidak hanya memperbaiki peralatan elektroniknya, masyarakat yang datang ke mobil SMSS dapat menanyakan berbagai produk yang cocok sesuai dengan kebutuhan rumah tangganya.
" Kemudian juga menjadi sarana promosi, kalau dibuka ada display produk terbaru Sharp," ucap dia.

Ronald menuturkan, program ini sudah dilaksanakan sejak 2011 lalu. Mobil yang digunakan dalam program ini ada dua yakni model truk dan elf. Sejak 2011 lalu, mobil tersebut sudah bergerak sejauh 314.030 kilometer dan sudah melayani 3.367 konsumen.
" Ini armada yang kelima, ada dua mobil. Setiap tiga tahun sekali kita recovery lagi," ujar dia.
Ronald menuturkan, setiap perbaikan barang di mobil SMSS ini tidak biayanya alias gratis. Apabila ada sparepart yang harus dibeli, cukup membayar 50 persen saja.
" Untuk mengetahui mobil SMSS lokasinya berada di mana, konsumen bisa mengaksesnya melalui SHARP ID," kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya