Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Uber Telah Menunjuk Seseorang Untuk Menggantikan Pendiri Uber, Travis Kalanick.
Dream – Perusahaan transportasi berbasis aplikasi, Uber Technologies, telah menunjuk Dara Khosrowshahi untuk menggantikan CEO sekaligus pendiri Uber, Travis Kalanick. Dengan begitu, Dara akan menduduki puncak pimpinan di Uber.
Dilansir dari CNN Money, Selasa 29 Agustus 2017, penunjukan ini didapat dari dua sumber terdekat di perusahaan. CEO Expedia ini “ menyingkirkan” nama-nama kandidat lainnya, seperti pemimpin Hewlett Packard Enterprise, Meg Whitman, dan mantan CEO General Electric, Jeff Immelt.
Expedia belum memberikan pendapat tentang kabar tersebut.

Lalu, siapa Dara Khosrowshahi?
Dilansir dari berbagai sumber, pria ini lahir di Teheran, Iran, pada 28 Mei 1969. Dara lahir di keluarga yang mendirikan perusahaan investasi, Alborz Investment Company. Perusahaan yang berkecimpung di usaha farmasi, kimia, makanan, distribusi, pengemasan, perdagangan, dan jasa. Dia juga bersaudara dengan miliarder Kanada, Hassan Khosrowshahi.
Tahun 1978, keluarganya hijrah ke Amerika Serikat saat Revolusi Iran pada 1978. Saat itu, Alborz Investment dinasionalisasikan oleh pemerintah Iran.
Dara diketahui mengenyam pendidikan di Hackley School di Tarrytown, New York. Tahun 1991, dia meraih predikat sarjana teknik listrik dari Brown University.
Pria ini mengawali kariernya di industri keuangan. Tahun 1991, Dara bergabung di bank investasi, Allen and Company dan tahun 1998, dia mengundurkan diri untuk bekerja dengan mantan kliennya, Barry Diller. Diller pun mengangkat Dara menjadi Chief Financing Officer (CFO) IAC Travel, salah satu perusahaan Diler. Kemudian, tahun 2001, IAC membeli Expedia dan mengangkat Dara sebagai bosnya pada 2005.
Di tangan Dara, Expedia “ unjuk gigi” di tingkat global. Perusahaan ini punya beberapa anak usaha, seperti Hotels.com, Hotwire, dan TripAdvisor Media Network. Sepuluh tahun kemudian, Expedia memberikan Dara saham senilai US$90 juta (Rp1,2 triliun) sebagai kontrak karyawan jangka panjang hingga 2020. Dia juga menjadi petinggi di BET.com, Hotels.com, dan beberapa perusahaan.
Rekam jejak cemerlang Dara di dunia bisnis ini menarik Uber untuk menggaet Dara sebagai pimpinan baru. Pada 27 Agustus 2017, dia diangkat sebagai CEO Uber Technologies, menggantikan Travis.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya