Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Marzuki Tan, Preside Direktur Sandimas (Foto: Dream.co.id)
Dream - Sebuah showroom produk sanitary dan granit megah berdiri di Muara Karang, Pluit, Jakarta. Siapa sangka, pemilik gerai one stop solution ini dulunya hanya mempekerjakan enam orang.
Gerai yang dilengkapi dengan beragam fasilitas untuk pengunjung ini merupakan milik Sandimas Group.
Marzuki Tan, presiden direktur Sandimas Group menceritakan bisnis yang awalnya mempekerjakan enam orang pegawai ini telah berkembang menjadi perusahaan dengan 1000 karyawan.
Sebagai bukti eksistensinya dan menangkap momentum pasar properti yang sedang berkembang, Sandimas memutuskan untuk melakukan re-design konsep gerai yang dimilikinya.
Salah satu redesain yang dibuat Sandimas adalah kehadiran fasilitas co-working space hingga coffee shop untuk memudahkan pelanggan. Nantinya, gerai tersebut akan bisa menjadi tempat kerja bagi desain interior, pengembang, kontraktor dengan langsung tersedianya showcase produk.
" Di showroom ini kita ciptakan lebih kurang 500 item, dengan one stop shopping," ujar Marzuki. " Ibarat jual beras dan garam dengan profit kecil. Kalau ada showroom begini pelanggan akan mudah menggunakan."

Tetap yakin dengan keramik homogenous, Marzuki menceritakan usahanya dimulai dari bisnis impor barang sekitar lima tahun yang lalu. Kala itu dia membeli barang yang banyak dibeli di pasaran.
Tanpa keluhan dari para pelanggan, Marzuki akhirnya memutuskan untuk membuat perusahaan.
Selama menjalani bisnis, Marzuki memetika pelajaran penting jika berdagang terkadang bisa mendatangkan kerugian atau keuntungan. Hal yang tak boleh dilupakan adalah selalu menjaga kepercayaan konsumen.
." Contohnya seperti yang di depan pintu masuk. Ada banyak perusahaan yang mengirimkan papan bunga, itu semua dari pelanggan yang langganan selama 30 tahun dengan saya." ujar Marzuki menunjukan kiriman ucapan selamat pada pembukaan gerainya ini.
(Laporan: Erisa Riyana)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya