Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi
Dream - BNI Syariah mengaku kesulitan untuk meningkatkan kepemilikan kartu kredit Hasanah Card tahun depan. Hal ini disebabkan adanya aturan pembatasan kepemilikan kartu kredit yang dikeluarkan Bank Indonesia sesuai Peraturan Bank Indonesia No.14./2/PBI/2012, yang akan diimplementasikan pada 31 Desember 2014, atau menjelang 2015.
" Hasanah saat ini 212 ribu rekening. Jauh di bawah target tahun ini sebanyak 250 ribu. Untuk kredit, tahun 2015 cukup berat karena aturan BI mengenai pembatasan kartu," ungkap Direktur Bisnis BNI Syariah Imam Teguh Saptono, Jakarta.
Sebagai upaya ekspansi bisnis, BNI Syariah akan mengeluarkan produk baru berupa Travelling Card. Menurut Imam, fasilitas kartu ini diberikan untuk perjalanan bisnis dan pendidikan.
" Jadi yang masuk dalam fasilitas kartu lebih ke education trip dan business trip, education program homestay, kalau business seperti usaha di bidang desain atau fashion," jelasnya.
Selain itu, lanjut Imam, BNI Syariah juga akan meningkatkan pembiayaan untuk sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) dengan target pembiayaan naik dari Rp 1,023 triliun per September 2014 menjadi sekitar Rp 1,3 triliun pada tahun depan dengan penambahan 10 unit baru di sekitar Sulawesi Barat.
Jumlah itu menambah 97 outlet mikro yang kini tersebar dari Sumatera, Maluku Utara, Bima, Palopo, Morotai dan Baubau.
" Ke depannya kita buka lagi 10 unit, ini terkait regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," tandasnya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam