Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Dream - Kembali menguatnya bursa saham Wall Street Amerika Serikat (AS) membawa sentimen positif bagi pergerakan pasar modal Indonesia. Lantai bursa yang kemarin dilanda profit taking kini kembali dipenuhi aksi beli pelaku pasar.
Pemodal asing juga ikut menambah tenaga bagi indeks saham untuk melaju di zona positif. Mengawali perdagangan, asing langsung membukukan nett buy Rp 7 miliar.
Pada sesi pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat, 31 Oktober 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 17,24 poin (0,34%) ke level 5.076,09.
IHSG bahkan terus melaju positif di sesi pembukaan usai menguat 18,96 poin (0,37%) ke level 5,077,81.
Penguatan pagi ini dipicu kenaikan harga saham dari 36 emiten sementara 3 lainnya melemah. Pemodal mentransaksikan perdagangan saham senilai Rp 22,38 miliar dari aksi jual beli terhadap 68.175 saham.
Kecuali emiten barang konsumsi yang turun 0,14%, semua indeks saham bergerak menguat di sesi pra pembukaan. Namun indeks consumer akhirnya menyusul indeks saham sektor lainnya di sesi pembukaan.
Menguat IHSG langsung menjadi pemicu bagi dua indeks saham syariah untuk ikut bergerak naik.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pagi ini dibuka menguat 0,47 poin (0,29%) ke level 163,12. ISSI juga makin bertenaga di sesi pembukaan usai menguat 0,52 poin (0,33%) ke level 163,18.
Laju positif ISSI ini disokong kenaikan harga saham dari 29 emiten. Sementara dua emiten lain bergerak melemah.
Sebanyak 57.669 lembar saham syariah ditransaksikan pelaku pasar pagi ini. Aksi jual beli ini melibatkan dana hingga Rp 14,11 miliar
Indeks Jakarta Islamic Index (JII) tak mau ketinggalan hawa positif yang menerpa lantai bursa. Indeks saham-saham bluechips syariah ini dibuka menguat 2,96 poin (0,44%) ke level 669,77 pada sesi pra pembukaan.
Di sesi pembukaan, JII kembali menguat 3,29 poin (0,49%) ke level 670,11.
Dari kawasan regional, seluruh indeks saham utama Asia bergerak menguat. Indeks Nikkei Jepang memimpin penguatan dengan naik 1,74 persen, Hang Seng Hong Kong 0,86 persen, dan Shanghai Composite 0,37 persen.
Sementara itu pasar keuangan juga membawa angin segar bagi para pemodal. Rupiah pagi ini sempat dibuka melemah namun kini sudah menguat 45 poin (0,37%) menjadi 12.080 per dolar AS.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya