Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Orang Tak Jarang Merogoh Kocek Besar Untuk Berekspresi.
Dream – Orang-orang punya cara yang unik untuk mengekspresikan sesuatu, termasuk kekecewaan. Hal ini juga dilakukan oleh seorang pria bernama Ted Pelkey.
Dikutip dari Mashable, Rabu 26 Desember 2018, dia nekat membangun patung unik. Patungnya berbentuk tangan yang mengacungkan jari tengah. Untuk membuat jari ini, Pelkey merogoh kocek hingga US$4 ribu (Rp58,23 juta).

Pria asal Westford, Vermont, Amerika Serikat, mendirikan monumen ini untuk menunjukkan rasa ketidakpuasan terhadap kotanya. Monumen ini terbuat dari balok pinus seberat 700 pon atau 317,51 kg.
Monumen jari tengah ini berdiri di tiang setinggi 16 kaki di tengah kota. Bahkan, dia juga memasang lampu sorot agar jari tengah terlihat pada malam hari.
Pelkey melakukan aksi nekat karena kesal dengan pemerintah setempat.
Sepuluh tahun yang lalu, dia yang menjalankan bisnis perbaikan truk dan daur ulang ini pergi ke Westford Selectboard dan Development Review Board. Tujuannya agar bisa mendirikan garasi seluas 8 ribu kaki persegi (2.438 meter persegi).
Pria itu bepergian ke kota tetangga, Swanton, untuk berbisnis. Gagasan punya garasi di kota yang sama dirasa akan membuatnya praktis.
Sayangnya, orang-orang di pemerintahan setempat memblokir izinnnya. Perseteruan terjadi selama sepuluh tahun.
Kesal, Pelkey mendirikan monumen itu.
Pemerintah setempat tak berkutik ketika Pelkey mendirikan monumen “ protes”. Alasannya, patung itu tidak melanggar ketentuan.
Pertama, monumen ini bukan papan iklan. Kedua, monumen jari termasuk kategori seni. Menghancurkan barang itu berarti hak Pelkey untuk berekspresi.
Lalu, apa yang dikatakan Pelkey? “ Ini hal yang terindah dalam hidup,” kata dia. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam