Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi Apartemen. (Foto: Shutterstock)
Dream – Di sektor properti, ada jenis hunian yang bisa dimanfaatkan sebagai investasi. Hunian itu tak lain adalah apartemen mahasiswa.
Namanya juga apartemen mahasiswa, tentunya hunian ini berada di lingkungan yang berkaitan erat dengan peserta didik perguruan tinggi. Apartemen ini bisa menjadi alternatif mahasiswa untuk dijadikan hunian karena lokasinya berdekatan dengan kampus dan fasilitasnya memadai.
Apakah hunian ini bisa dijadikan sebagai sarana investasi? Bisa. Dikutip dari Rumah.com, Minggu 23 Desember 2018, ada dua metode yang bisa digunakan untuk investasi apartemen. Yang pertama, sistem sewa. Ke dua, jual beli.
Kalau kamu memilih metode jual beli, ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan untuk meraup keuntungan yang optimal. Kamu harus cermat menghitung besar biaya yang sudah dikeluarkan sejak proses pembelian unit apartemen.
Biaya tersebut meliputi pajak jual beli apartemen, seperti Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Biaya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak atas barang mewah, akte jual beli, biaya balik nama sertifikat, dan biaya perawatan. Setelah mengakumulasi biaya-biaya tambahan, barulah kamu bisa menetapkan harga jual. Jangan sampai merugi, ya.
Untuk pilihan sewa apartemen, biasanya investor mengharapkan keuntungan dari uang sewa yang masuk tiap tahun. Keuntungan secara optimal dari periode ini bisa diperoleh dengan penentuan tarif sewa apartemen yang tentunya berbeda dengan menyewakan rumah.
Kamu bisa memulai investasi dengan menggali informasi di sekitar lokasi apartemen. Contohnya, karakteristik penyewa di area tersebut, kemampuan finansial calon penyewa, dan tarif sewa standar di lokasi apartemen kamu berada.
Jangan lupa juga untuk menghitung biaya-biaya yang akan dan sudah dikeluarkan untuk menyewakan apartemen.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam