Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Belakangan Ini, Indosat Menjadi Bahan Pembicaraan Netizen Di Twitter.
Dream – Tanda pagar (hashtag) #BoikotIndosat mendadak muncul di lini massa Twitter. Tanda pagar ini muncul sebagai reaksi warganet dari unggahan status seseorang berinisial RMF di Facebook.
Isinya mengecam rezim pemerintahan saat ini.
Lalu, ada seorang pengguna Twitter yang mengunggah statusnya RMF di Twitter. Pengguna Twitter ini mempertanyakan status RMF. Dia juga menyebut posisi kerja dan perusahaan tempat dia bekerja, yaitu Indosat.
Sejak itu, pengguna Twitter ramai-ramai mendesak pimpinan Indosat, Alexander Rusli, untuk memproses karyawannya. Alasannya, status itu sudah keterlaluan.
Alexander yang merupakan CEO Indosat ini menanggapi, lewat akun @alexanderrusli, mengatakan, perusahaan tidak toleransi terhadap karyawan yang anti NKRI. Bahkan, Indosat sudah mengambil langkah untuk menindak karyawannya.
“ Bukan hoax, Pak. Langkah sudah diambil, seperti yang disampaikan terpisah kami tidak tolerir staf yang terbukti tidak sejalan dengan negara dan pemerintah,” cuit dia.
Cuitan itu justru membuat netizen mengarah kepada diskusi yang lain. Ada yang menyebut mereka siap memboikot Indosat apabila perusahaan memecat RMF karena berbeda pandangan politik. Cuitan-cuitan netizen ini diakhiri dengan tanda pagar #BoikotIndosat.
Tanggapan Perusahaan
Perusahaan pun angkat suara tentang hashtag ini. Dalam pernyataan yang diunggah di situs resminya, Indosat mengatakan, perusahaan tidak melarang karyawannya untuk menyalurkan aspirasi politik. Berikut tanggapan Indosat yang diunggah di indosatooredoo.com:
Pernyataan Indosat Ooredoo terkait Penyampaian Pendapat secara Bijaksana
Indosat Ooredoo adalah perusahaan yang selalu mentaati seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Secara internal perusahaan juga konsisten menerapkan good corporate governance di dalam kegiatan bisnisnya.
Indosat Ooredoo berdiri di Indonesia untuk memberikan layanan kepada masyarakat dan mendukung pemerintah Republik Indonesia dalam melakukan pembangunannya melalui medium teknologi dan komunikasi sesuai dengan UUD 45, Pancasila dan hukum serta perundangan yang berlaku.
Perusahaan menghargai hak setiap pegawai dalam berpendapat, maupun menyalurkan aspirasi politik. Setiap pendapat pribadi dan aspirasi politik pegawai, merupakan tanggung jawab dan hak pribadi masing-masing, termasuk pengungkapan dan penyebarannya di sosial media namun patut diketahui bahwa hal tersebut harus sesuai dengan etika, peraturan dan perundangan yang berlaku serta mendukung persatuan masyarakat dan berbangsa
Penyampaian pendapat dan aspirasi politik oleh pegawai Indosat Ooredoo di sosial media, merupakan hak dan tanggungjawab individu bersangkutan, serta TIDAK ada kaitannya dengan sikap perusahaan. Indosat Ooredoo memiliki mekanisme internal yang secara tegas menghimbau seluruh pegawai agar senantiasa bijak dalam menggunakan sosial media.
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang merupakan pedoman internal perusahaan secara tegas melarang pegawai untuk menyebarkan konten atau informasi yang bersifat provokatif atau menghasut. Pegawai Indosat Ooredoo juga tidak diperbolehkan mengatasnamakan perusahaan dan memakai atribut perusahaan dalam bentuk apapun saat mengemukakan opini pribadi di sosial media, maupun pada saat melakukan kegiatan politik.
Perusahaan juga secara aktif dan berkala mengingatkan pegawainya terhadap peraturan-peraturan dan himbauan perusahaan terkait hal ini.
(ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya