BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Bank Syariah Mandiri Mendapatkan Penghargaan Sebagai The Best Islamic Retail Bank. (Foto: Bank Syariah Mandiri)
Dream – PT Bank Syariah Mandiri (BSM) menyabet penghargaan sebagai bank syariah retail terbaik. Penghargaan The Best Islamic Retail Bank itu diberikan oleh Alpha South East Asia.
Dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 19 September 2018, Direktur Risk Management and Compliance BSM, Putu Rahwidhiyasa, menerima penghargaan dari CEO Alpha South East Asia, Siddiq Bazarwala.
Putu Rahwidhiyasa bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh stakeholders, terutama nasabah dengan pencapaian yang diperoleh BSM kali in.
Menurut Putu, perusahaan selama ini terus menetapkan strategi untuk fokus di bidang segmen ritel. “ Baik dari sisi pendanaan maupun pembiayaan,” kata dia di Singapura.
Sekadar informasi, sampai Agustus 2018, aset perusahaan mencapai Rp92,68 triliun dengan pembiayaan Rp64,62 triliun dan dana pihak ketiga sebesar Rp81,93 triliun.
Komposisi pembiayaan segmen ritel sebesar 58,26 persen dari total pembiayaan yaitu sebesar Rp37,65 triliun per Agustus 2018 atau tumbuh 15,30 persen dari Rp32,65 triliun per Agustus 2017.(Sah)
Dream – Bisnis cicil dan gadai emas semakin menjadi andalan PT Bank Syariah Mandiri (BSM) untuk menambah pundi pendapatannya. Anak usaha PT Bank Mandiri Tbk ini bahkan menggelar program khusus untuk menggaet nasabahnya.
Corporate Secretary BSM, Ahmad Reza, mengatakan cicil emas merupakan salah satu alternatif investasi yang menguntung bagi masyarakat.
“ Bisa dikatakan emas relatif stabil, harganya dari tahun ke tahun cenderung naik dan cukup likuid karena mudah diperjualbelikan,” kata Reza dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Jumat 14 September 2018.
Secara korporasi, bisnis cicilan dan gadai emas selama ini juga menjadi andalan pelaku bisnis keuangan syariah.
Di BSM, lanjut Reza, bisnsi emas perusahaan tumbuh sekitar 21 persen (year on year) dari Rp4,35 triliun per Agustus 2017 menjadi Rp5,27 triliun per Agustus 2018. Diharapkan dengan program baru yang diadakan BSM, transaksi cicil dan gadai emas akan kembali meningkat.
BSM diketahui menggelar program berhadiah Berkah Emas Tahap II. Dalam program ini, nasabah ditawarkan hadiah grand prize tujuh paket umroh dan ratusan hadiah lainnya.
Berkah Emas ini merupakan program promosi berhadiah untuk nasabah yang bertransaksi produk cicil dan gadai emas. Program ini berlangsung 1 September—Desember 2018.
Masyarakat yang bertransaksi gadai emas minimal Rp1 juta atau cicil emas minimal Rp2 juta, akan mendapatkan 1 poin. Nantinya proses pengundian akan dilakukan serentak di tujuh kantor BSM, yaitu Jakarta, Medan, Palembang, Bandung, Surabaya, Makassar dan Banjarmasin. Program ini dibagi dua tahap.
Untuk tahap I program berhadiah telah berlangsung sejak 1 Mei-31 Agustus 2018 dan hari ini diumumkan nama pemenangnya.
“ Total nasabah yang berhak ikut pengundian Tahap I sebanyak 79 ribu nasabah dengan total poin 2,1 juta. Sementara pemenang Berkah Emas Tahap II akan diumumkan pada Januari 2019,”
Dream – Kini, pembayaran tagihan fasilitas kesehatan Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) bisa melalui Bank Syariah Mandiri (BSM). Layanan ini tersedia dengan ditandatanganinya kerja sama BSM dengan BPJS Kesehatan.
Dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Jumat 31 Agustus 2018, kerja sama ini merupakan kerja sama pembiayaan tagihan Supply Chain Financing (SCF) atau Islamic-Banking Supplier Financing (iB-SF) Mandiri Syariah bagi faskes mitra BPJS Kesehatan.
Penandatanganan dilakukan Direktur Utama BSM, Toni E.B. Subari, dan Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Kemal Imam Santoso.
SCF atau iB-SF adalah dukungan penyediaan finansial guna mempercepat arus kas (likuiditas) serta perputaran modal Faskes mitra BPJS Kesehatan sehingga pembayaran klaim pelayanan kesehatan dapat lebih cepat.
Toni mengatakan kerja sama SCF ini ditujukan bagi seluruh jenis faskes, baik Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).
“ Kami berharap SCF juga dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan bagi para peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS),” kata dia di Jakarta.
Toni mengatakan BSM juga telah bekerja sama dengan banyak faskes yang terdiri dari rumah sakit, klinik kesehatan, lembaga pendidikan kesehatan, dan lain-lain.
Kerja sama ini mencakup fasilitas pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja, maupun cash management dengan prinsip syariah termasuk di dalamnya dukungan supply chain untuk para rekanan RS.
“ Alhamdullilah saat ini ada lebih dari 350 RS yang telah bekerjasama dengan Mandiri Syariah. Tidak hanya RS Islam tapi juga rumah sakit internasional,” kata dia.
Toni juga berharap kerja sama dengan BPJS Kesehatan juga bisa berlanjut untuk kerja sama produk BSM lainnya. “ Terutama pembiayaan ritel seperti pembiayaan kepemilikan rumah, kendaraan, modal kerja,” kata dia. (ism)
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
