Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
PT Mandiri Utama Finance Merilis Produk Pembiayaan Otomotif Syariah. (Foto: Bank Syariah Mandiri)
Dream – Selama tahun 2018, pasar otomotif Indonesia terus tumbuh secara stabil. Kondisi ini memberikan peluang yang sangat besar untuk pembiayaan otomotif.
Di sisi lain, minat masyarakat Indonesia terhadap pembiayaan syariah juga semakin tinggi.
Melihat situasi ini, PT Mandiri Utama Finance (MUF), merilis produk pembiayaan otomotif berbasis syariahm yaitu MUFSyariah. Perusahaan memastikan produk pembiayaannya telah sesuai dengan syariah.
“ Kami memastikan bahwa semua unsur pembiayaan sesuai dengan prinsip Islam dan mendorong masyarakat Indonesia untuk tidak ragu menggunakan produk pembiayaan MUFSyariah”, kata Ketua Dewan Pengawas Syariah Mandiri Utama Finance, Yunahar Ilyas, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 18 September 2018.
Direktur Utama MUF, Stanley Setia Atmadja, mengatakan kehadiran MUFSyariah diharapkan bisa menjadi solusi pembiayaan. Diharapkan masyarakat bisa memiliki kendaraan impian tanpa ragu melanggar syariah.
“ Melalui produk MUFSyariah ini, kami berharap dapat memberi kemudahan bagi masyarakat muslim Indonesia pada khususnya, untuk memiliki kendaraan impian sesuai dengan prinsip dan tuntunan agama,” kata Stanley.
Yunahar mengatakan produk MUFSyariah ini menggunakan akad murabahah, yaitu akad jual beli yang bebas riba. Lewat skema ini harga perolehan konsumen telah memperhitungkan margin sebagai keuntungan MUFSyariah.
Dengan pembayaran angsuran sesuai jangka waktu yang telah disepakati, konsumen bisa memilih beragam jenis kendaraan baik sepeda motor maupun mobil.
Ditahun 2018 ini, MUFSyariah telah siap di 8 kota kantor cabang MUF yang telah mendapatkan ijin resmi pembiayaan syariah dari OJK, yaitu Jakarta Duren Tiga, Tangerang, Subang, Magelang, Kediri, Gresik, Surabaya, dan Pekanbaru. Selanjutnya MUF akan memperluas ke seluruh kantor cabang yang berjumlah 111 di seluruh Indonesia.
Selain merilis produk pembiayaan otomotif syariah, MUF juga melakukan penandatanganan MOU atau Nota Kesepahaman dengan Bank Syariah Mandiri (BSM) tentang Layanan dan Pemanfaatan Produk Perbankan Syariah.
Melalui nota kesepahaman tersebut kedua perusahaan sepakat menjajaki kerjasama antara lain dalam bidang pembiayaan, pendanaan, pemasaran produk, edukasi dan literasi syariah, serta kerja sama lainnya yang menguntungkan kedua pihak.
“ Ini merupakan wujud sinergi Mandiri Group di dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sesuai kebijakan pemerintah yang dituangkan melalui Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS),’’ kata Direktur Utama BSM, Toni EB Subari.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya