Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
© MEN
Dream - Banyak karyawan Twitter yang memilih mengundurkan diri setelah adanya ultimatum dari CEO barunya, Elon Musk.
Elon telah mengirimkan surat elektronik pada Rabu, 16 November 2022, yang memberikan pilihan kepada seluruh karyawannya untuk tetap bersama perusahaan dengan bekerja " sangat keras" atau keluar dari perusahaan.
Ultimatum itu dilakukan Elon untuk membangun revolusi Twitter menjadi " Twitter 2.0" .
Menurut beberapa mantan karyawan dan yang masih berada di Twitter, banyak pekerja menolak persyaratan Elon Musk untuk tetap bersama perusahaan, mereka malah memilih untuk pergi.
Ketika tenggat waktu memberi keputusan semakin dekat, beberapa karyawan tampaknya secara terbuka menunjukkan bahwa mereka telah memilih opsi terakhir.
Dikutip dari CNN, Jumat 18 November 2022, staf Twitter mulai memposting emoji salut, yang menjadi sinyal bahwa seseorang keluar dari perusahaan. Diketahui Elon memberi batas waktu pada hari itu juga sampai pukul 17.00 ET.
Seorang karyawan Twitter mengatakan dalam sebuah tweet bahwa memutuskan untuk bergabung dengan perusahaan adalah “ salah satu keputusan termudah yang pernah dibuat. Memutuskan untuk pergi hari ini (Kamis, 17 November 2022) adalah 100 persen kebalikannya.”
Sementara itu, saluran internal Slack di perusahaan dipenuhi oleh karyawan yang memposting emoji salut setelah batas waktu pukul 17.00 ET.
Menunjukkan bahwa mereka telah memilih untuk tidak menandatangani permintaan Musk dan meninggalkan perusahaan.
Seorang mantan eksekutif Twitter yang baru-baru ini keluar dari perusahaan menggambarkan keluarnya karyawan pada hari Kamis itu sebagai " eksodus massal" .
Pada Kamis malam setelah adanya karyawan yang keluar, karyawan yang tersisa di perusahaan menerima email yang menginformasikan bahwa kantor perusahaan akan ditutup sementara dan akses lencana akan dibatasi hingga Senin, menurut salinan email yang diperoleh CNN dari karyawan Twitter saat ini.
Sebelumnya, tim Musk juga menutup kantor selama PHK massal awal bulan ini karena khawatir akan keselamatan Twitter. Serta ketakutan bahwa bisa saja karyawan yang keluar dapat mencoba menyabotase perusahaan.
Dua karyawan Twitter mengatakan kepada CNN sebelum tenggat waktu pada hari Kamis bahwa mereka berencana untuk menolak ultimatum tersebut.
Alasannya adalah lingkungan kerja yang beracun yang mereka katakan telah diperkenalkan oleh miliarder tersebut alias Elon Musk.
Sementara itu karyawan Twitter lainnya mengatakan bahwa mereka masih mempertimbangkan keputusan tersebut.
“ Terasa seperti pukulan di perut karena tidak peduli bagaimana perasaan Anda ingin tinggal atau ingin pergi, Anda dipaksa untuk membuat keputusan. seperti Anda berpacu dengan waktu untuk membuat keputusan terbaik bagi Anda dan keluarga Anda," ungkap salah satu karyawan.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan