Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Pelaku pasar menahan diri masuk pasar di perdagangan tengah pekan. Sentimen pertemuan bulan bank sentral AS, The Fed, membuat investor memilih berhati-hati.
Sentimen negatif dari pembukaan indeks utama Asia yang sebagian besar di zona merah juga mendorong investor menahan aksi beli.
Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melemah 0,630 poin (0,43%) ke level 146,670.
ISSI kembali terkoreksi 0,610 poin (0,41%) ke level 146,690 di sesi pembukaan.
Tekanan jual investor juga mendorong indeks Jakarta Islamic Index (JII) memulai sesi dari zona merah. Indeks JII turun 3,806 poin (0,61%) ke level 617,134 di sesi pemanasan.
Indeks JII masih melemah 3,643 poin (0,59%) ke level 617,297 di sesi pembukaan perdagangan.
Pelaku pasar hanya berani mentransaksikan dana sekitar Rp 9,9 miliar di awal sesi ini. Sebanyak 40,87 juta saham syariah jadi objek transaksi investor.
Besarnya sentimen negatif yang melanda lantai bursa membuat pasar modal Indonesia pagi ini bergerak lemah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung terkoreksi 26,668 poin (0,57%) ke level 4.647,390 di sesi prapembukaan.
IHSG juga belum bisa berkutik di sesi pembukaan. Kali ini IHSG terkoreksi 26,253 poin (0,56%) ke level 4.647,805.
Hampir seluruh indeks sektoral bergerak melemah di awal sesi ini. Beruntung ada saham-saham di sektor pertanian dan indusri aneka yang naik 0,19 persen dan 0,02 persen.
Lantai bursa relatif masih minim aksi beli dengan hanya menggelontorkan dana Rp 19,65 miliar. Asing juga ikut melepas portofolionya dengan mencetak nett sell Rp 5,5 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya