Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Pelaku pasar menahan diri masuk pasar seiring akan munculnya data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2015. Akibatnya, seluruh indeks sektoral memulai sesi perdagangan dari zona merah.
Terkoreksinya sejumlah indeks sektoral memaksa dua indeks acuan saham syariah ikut melemah.
Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 5 November 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 0,506 poin (0,35%) ke level 145,221.
ISSI tak mampu bergerak banyak di sesi pembukaan ketika kembali melemah 0,520 poin (0,36%) ke level 145,207.
Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga mengalami koreksi di awal sesi ini. Indeks JII turun 2,988 poin (0,49%) ke level 607,478 di sesi prapembukaan.
JII kembali turun 2,964 poin (0,49%) ke level 607,502 di sesi pembukaan.
Pelaku pasar memulai sesi pagi dengan mentransaksikan dana sekitar Rp 8,36 miliar. Sebanyak 35,09 juta saham berpindahtangan pagi ini.
Sikap hati-hati pelaku pasar terhadap pengumuman BPS dan Paket Kebijakan VI juga mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak turun. IHSG dibuka melemah 11,922 poin (0,26%) ke level 4.600,643 di sesi prapembukaan.
Lantai bursa pagi ini telah diguyur dana hingga Rp 15,81 miliar dengan 43,26 juta saham berpindahtangan. Posisi asing masih mencetak nett buy.
Emiten industri dasar memimpin koreksi IHSG dengan penurunan 1,09 persen. Disusul industri aneka 0,62 persen.
Bursa Asia bergerak variatif dengan Hang Seng dan Nikkei dibuka menguat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya