Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Dream - Bursa saham syariah melanjutkan penguatannya meski hanya naik tipis. Kondisi regional yang bergerak menghijau dan kenaikan harga minyak dunia memicu aksi beli investor.
Kurs dolar AS yang melemah terhadap mata uang dunia juga mendorong rupiah kembali bergerak menguat. Rupiah pagi ini sempat menguat ke level tertinggi Rp 13.294 per dolar AS.
Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efe Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 16 Februari 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik tipis 0,115 poin (0,08%) ke level 149,186.
Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII), juga menguat tipis 0,559 poin (0,09%) ke level 634,530.
Di sesi perdagangan, investor semakin agresif melantai di bursa saham. Kali ini ISSI naik 0,139 poin (0,09%) ke level 149,210. Sedangkan indeks JII naik 0,595 poin (0,09%) menuju 634,566.
Sebanyak 23 emiten syariah memulai sesi perdagangan dari zona hijau namun 4 penghuni indeks ISSI lainnya terserang aksi jual.
Transasi perdagangan saham syariah di awal sesi ini mencapai Rp 7,45 miliar
Lebih dari separuh penghuni indeks keping biru syariah, atau 18 emiten juga dibuka menguat. Namun saham UNVR, AKRA, MPPA, dan WIKA memulai perdagangan dari zona merah.
Hanya sektor saham infrastruktur yang dibuka melemah di awal sesi dengan koreksi 0,28 persen. Selebihnya indeks sektoral bergerak menguat dimotori emiten tambang yang naik 0,36 persen, industri aneka 0,34 persen, dan barang konsumsi 0,33 persen.
Dengan munculnya sentimen positif yang diperoleh pelaku pasar, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini juga melanjutkan penguatannya. IHSG naik tipis 5,266 poin (0,11%) ke level 4.745,992 di sesi prapembukaan.
IHSG kembali menanjak 5,703 poin (0,12%) ke level 4.746,429 di sesi pembukaan.
Lantai bursa pagi ini mengawali perdagangan dengan transaksi bernilai Rp 20,5 miliar dan 373,22 juta saham berpindahtangan
Investor asing memulai sesi perdagangan dengan menggelar aksi jual dengan nett sell Rp 3,2 miliar.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
