Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kemacetan Di Pintu Tol Brebes Pada Arus Mudik Pada 2016 (Foto: Antarafoto)
Dream – Sahabat Dream sudah merencanakan mudik untuk Lebaran tahun ini dengan menggunakan kendaraan pribadi? Sebaiknya kamu mulai memperhitungkan jalur mudik yang akan dilewati. Jangan sampai kamu terjebak di titik rawan kemacetan.
Dikutip dari Liputan6.com, Kamis 7 Juni 2018, Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) memperkirakan titik-titik rawan macet itu antara lain Serang Timur-Cikampek, Jakarta-Cikampek, terutama di Gerbang Tol (GT) Cikunir, dan Cikarang Utama. Ada juga titik rawan macet di GT Palimanan dan Ciawi.
Titik rawan macet juga terjadi di ruang tol fungsional Pejagan-Pemalang dan Batang-Semarang, terutama di pintu keluar Grengsing dan jalur masuk Weleri.
BPJT memperkirakan akan ada kenaikan lalu lintas di jalan tol pada Lebaran 2018 terhadap lalu lintas normal. Kenaikan rata-rata untuk arus mudik sebesar 87 persen dan arus balik 90 persen. Lonjakan tertinggi ada di GT Palimanan, Merak, dan Banyumanik.
Di GT Palimananan, akan ada lonjakan hingga 478 persen dari arus normal dengan kendaraan sebanyak 12.901 kendaraan per hari. Sementara di Merak, kenaikannya mencapai 163 persen dari arus normal yang biasanya sekitar 7.345 kendaraan per hari.
Untuk Banyumanik, jumlah kendaraannya melonjak hingga 176 persen dari arus normal yang mencapai 15.373 mobil per hari.
Di luar itu, ada juga gerbang tol yang akan mengalami penurunan arus, yaitu Brebes Timur. Penurunannya sebesar 47 persen dari lalu lintas normal yang sebesar 11.673 kendaraan per hari.
(Sumber: Liputan6.com/Arthur Gideon)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya