Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Ke Mana Perginya Siaran Radio Tadi Pagi, Ya? (Foto: Shutterstock)
Dream – Pendengar radio dan warganet dihebohkan dengan siaran beberapa radio swasta. Siaran radio mendadak lenyap, tak ada lagu maupun suara penyiar.
Matinya siaran radio ini berlangsung pada pukul 07.45 hari ini, Senin 11 Desember 2017. Hanya terdengar suara dengungan.
Lalu, pada pukul 08.00, siaran kembali pulih dan terdengar lagu Indonesia Raya. Setelah itu, terdengar pula suara Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“ Emang enak nggak ada radio. Saya Joko Widodo, pendengar radio. Kalau kamu?” ujar Jokowi.
Sontak peristiwa ini membuat heboh jejaring sosial. Tanda pagar #radioguemati menduduki peringkat teratas trending topic Twitter.
Ada warganet yang mengira radionya rusak dan ada pula yang mengaku hampa tanpa radio. Bahkan, ada pula yang menilai kampanye ini cara ampuh untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya keberadaan radio.
“ Terbiasa dengerin radio di tempat kerja. Tadi tuh nggak ada suaranya. Kita kira radionya rusak, hampir aja mau patungan beli baru. Ternyata itu campaign #radioguemati. I’m sorry @Delta_FM for taking you for granted, apalah pagiku tanpa Asri&Steny,” tulis @Aulina.
“ Shock therapy #radioguemati setelah tahu ada apa, langsung sadar kita butuh siaran radio. Terima kasih, Pak @jokowi,” tulis @mozesking.
(Sah)
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?