Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Uang Lawas China (Shanghaiist)
Dream - Tiongkok tak menyia-nyiakan uang lawas yang baru saja ditarik dari masyarakat. Uang-uang lawas itu tetap dijadikan sebagai barang berharga. Tapi bukan untuk alat pembayaran dalam transaksi jual beli. Melainkan dipakai untuk bahan bakar pembangkit listrik.
Negeri Tirai Bambu ini memang baru saja menarik uang-uang kertas lama yang beredar di masyarakat. Penarikan dilakukan setelah Bank Central Tiongkok memperkenalkan uang kertas baru pecahan 100 yuan pada pekan lalu.
Dikutip Dream dari laman Shanghaiist, Jumat 20 November 2015, uang yang dibakar itu jumlahnya 3 miliar yuan, atau sekitar Rp 6,4 triliun. Uang tersebut diangkut dengan truk-truk ke pembangkit listrik di Yancheng, Provinsi Jiangsu.
Lembaran-lembaran itu kemudian diiris-iris dan dijadikan satu dalam bentuk bongkahan-bongkahan kecil. Tiap bongkahan bernilai sekitar 3000 yuan atau sekitar Rp 6 juta.
Bongkahan-bongkahan itu kemudian diparut menjadi serbuk dan dicampur dengan jerami. Campuran itu kemudian dibawa ke tungku pembakaran, menjadi bahan bakar pembangkit listrik.
Pegawai pembangkit listrik menyebut masing-masing truk membawa 30 ton uang kertas lawas dan mereka membakar 1.800 ton uang kertas setiap harinya. Apa hasilnya? Menurut laman Shanghaiist, setiap 30 ton uang kertas mampu menghasilkan 30.000 kWh.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya