Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan peran Tiongkok dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Pembangunan itu meliputi 24 pelabuhan, 15 pelabuhan udara (airport), pembangunan jalan sepanjang 1.000 kilometer (km), pembangunan jalan kereta sepanjang 8.700 km, dan pembangkit listrik (powerplan) berkapasitas 35 ribu megawatt.
Selain itu, seperti dikutip dari situs Sekretariat Kabinet, Tiongkok juga akan terlibat dalam pembagunan kereta api (KA) cepat jalur Jakarta – Bandung, dan Jakarta – Surabaya.
Adapun terkait masalah jalur sutra laut dan poros maritim dunia, menurut Jokowi, perlu dibicarakan secara detil, dan bisa segera disepakati jika menguntungkan kedua negara. Namun pada prinsipnya, Jokowi setuju agar ditetapkan proyek-proyek besar kerjasama kedua negara untuk segera direalisasikan.
Dalam kesempatan itu, Jokowi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Tiongkok atas dukungannya dalam pembangunan infrastruktur di tanah air.
Terkait masalah internasional, Jokowi dan Presiden Xi Jinping sepakat untuk membangun tata dunia baru yang lebih seimbang dan adil.
Xi Jinping sendiri dalam kesempatan itu mengharapkan, agar hubungan diplomatik RI – Tiongkok yang sudah berusia 65 tahun, dapat memberikan hasil yang lebih konkret. Terutama setelah adaya saling kunjung antara dirinya dengan Jokowi.
Terkait pembangunan jalur sutra laut abad 21, Xi Jinping berharap dapat segera disepakati kerjasamanya dalam bentuk penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).
Sementara terhadap proyek-proyek infrastruktur di Indonesia, Xi Jinping berharap bisa lebih cepat direalisasikan, khususnya untuk proyek-proyek yang telah disepakati kedua negara.
Xi Jinping berjanji akan terus meningkatkan investasi ke Indonesia, dan akan terus mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia.
“ Pemerintah Tiongkok sudah sepakat akan membangun kereta api cepat Jakarta – Bandung, dan terbuka kemungkinan juga untuk Jakarta – Surabaya,” katanya.
Dalam kesempatan itu juga, Xi Jinping menyampaikan apresiasinya atas keputusan Pemerintah RI memberikan fasilitas bebas visa bagi wisatawan asal negara Tiongkok. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya