Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Indeks acuan saham syariah kembali ke jalur positif. Aksi beli investor serta kondisi regional yang relatif flat menjadi faktor pendorong.
Sedikit kekhawatiran muncul dari berlanjutnya aksi jual pemodal asing. Investor juga memasang memantau ketat hasil kinerja emiten di kuartal I-2015.
Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 23 April 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik tipis 0,155 poin (0,09%) ke level 171,692.
Sebanyak 23 emiten syariah melaju positif di sesi pemanasan ini. Sementara 6 lainnya belum terlepas dari aksi jual.
Transaksi perdagangan saham syariah di awal sesi ini mencapai Rp 12,82 miliar dengan 44,39 juta saham beralihtangan.
Laju positif ISSI ini memang masih meragukan. Pasalnya, di sesi pembukaan ISSi justru bergerak stagnan ketika hanya naik 0,156 poin (0,09%) ke level 171,693.
Pembukaan di zona positif juga dicetak indeks saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) dibuka menguat 0,989 poin (0,13%) ke level 717,019 di sesi prapembukaan.
Sayangnya, indeks JII sedikit tertekan di sesi pembukaan setelah hanya menguat 0,884 poin (0,12%) ke level 717,005.
Munculnya aksi beli investor lokal juga mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang dibuka menguat 4,592 poin (0,08%) ke level 5.441,711 di sesi prapembukaan.
Penguatan IHSG ini disokong naiknya harga saham dari 28 emiten. Sementara 9 lainnya masih belum keluar dari tekanan dan 8 emiten bergerak stagnan
Lantai bursa pagi ini sudah memutar dana hingga Rp 28,13 miliar dari 57,64 juta saham yang diperjualbelikan.
Pemodal asing pagi ini masih melanjutkan aksi jual senilai Rp 3,33 miliar.
IHSG kembali menguat 4,823 poin (0,09%)ke level 5.441,942 di sesi pembukaan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya