Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pemandangan Burj Al Arab (insert, Burj Al Arab Mini Dari India)
Dream - Mulai saat ini, Anda hendaknya hati-hati membangun rumah dengan mencontek desain dari bangunan ternama. Pengalaman dari seorang pemilik rumah di India bisa menjadi pelajaran penting.
Mengutip laporan Arabian Business, Rabu, 6 Agustus 2014, perusahaan pengembang asal Dubai, Jumeirah Group, yang juga pengembang hotel ternama Burj Al Arab mengancam mengambil tindakan hukum terhadap pemilik rumah di India. Masalah bermula saat si pemilik rumah membangun rumahnya menyerupai Hotel Burj Al-Arab.
Jumeirah mengklaim pemilik rumah di India itu membangun rumahnya, tanpa meminta izin terlebih dahulu kepada pengembang yang memegang hak cipta desain bangunan.
Rumah yang disebut merupakan versi mini Burj Al-Arab itu beredar di situs media sosial dalam beberapa pekan terakhir. Bangunan yang terletak di Punjab itu diyakini telah didirikan beberapa tahun yang lalu.
Jumeirah Group adalah pengembang yang telah membangun hotel mewah Burj Al-Arab setinggi 280 meter, di pulau buatan di lepas pantai Dubai pada tahun 1999.
Diyakini, pemilik rumah di India itu tidak meminta persetujuan sebelum membangun rumahnya. Meskipun departemen hukum Jumeirah telah mengetahui hal ini, juru bicara resmi grup pengembang menolak berkomentar.
Sementara itu, kepada Arabian News, CEO Jumeirah Group, Gerald Lawless, mengatakan perusahaannya pernah didatangi pengusaha asal Las Vegas agar diberi izin membangun replika Burj Al-Arab dua tahun yang lalu.
" Kami memiliki hak desain dan hak desain arsitektur atas Burj Al-Arab. Jadi Anda tidak bisa seenaknya mendirikan bangunan yang mirip tanpa izin," papar Lawless. " Kami hanya ingin menjaga Burj Al-Arab tetap unik di mata dunia." (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya