Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Vaksin Sinovac (Shutterstock.com)
Dream - PT Bio Farma akan mulai memproduksi bahan baku vaksin kiriman Sinovac pertengahan Februari nanti. Vaksin buatan BUMN tersebut akan diproduksi dengan menggunakan nama baru.
Jika vaksin dalam bentuk jadi dari Sinovac dinamai CoronaVac, Bio Farma akan mengganti namanya menjadi Covid-19 Vaksin.
" Ini memiliki kemasan yang berbeda dengan vaksin sebelumnya yang didistribusikan yakni CoronaVac," ujar Juru Bicara Vaksin Covid-19 Bio Farma, Bambang Heriyanto, disiarkan channel YouTube Sekretariat Presiden.
Menurut Bambang, vaksin CoronaVac dikemas dalam single dose atau dosis tunggal. Dalam satu vial berisi satu dosis vaksin.
" Sementara vaksin Covid-19 yang saat ini akan diproses di Bio Farma nanti akan dikemas dalam multi dose, di mana satu vial berisi 10 dosis dan untuk dalam satu dus dikemas 10 vial sehingga satu dus berisi 100 dosis," ucap dia.
Meski kemasan berubah, Bambang memastikan hal itu tidak berpengaruh terhadap kualitas vaksin. Khasiatnya tetap saa dengan vaksin yang sudah beredar lebih dulu.
" Demikian perbedaan kemasan ini namun tidak membedakan kualitas dari vaksin Covid-19 tersebut," kata dia.
Sebanyak 11 juta dosis bahan baku vaksin dari Sinovac tiba di Indonesia pada Selasa, 2 Februari 2021. Menurut Bambang, bahan baku ini mulai diproduksi menjadi vaksin jadi oleh Bio Farma pada 13 Februari 2021.
" Diharapkan selesai pada 20 Maret 2021.," kata dia.
Pada 12 Januari 2021, Indonesia menerima 15 juta dosis bahan baku dan 1,5 juta dosis overfill dari Sinovac. Bahan baku tersebut akan diproduksi menjadi vaksin jadi oleh Bio Farma dengan target 13 batch atau setara 13 juta dosis dan diperkirakan selesai pada 11 Februari 2021.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Dream - Indonesia kembali menerima kiriman vaksin Covid-19 dari Sinovac pada Selasa, 2 Februari 2021. Ini merupakan pengiriman tahap keempat dari seluruh vaksin yang dipesan Pemerintah.
Juru Bicara Vaksin Covid-19 Biofarma, Bambang Heriyanto, mengatakan vaksin yang tiba kaliini ini berjumlah 10 juta dosis dalam bentuk bahan baku. Selain itu, ada overfill sebanyak 1 juta dosis sehingga total vaksin yang diterima sebanyak 11 juta dosis.
" Kedatangan bulk vaksin Covid-19 dari Sinovac merupakan komitmen Pemerintah Republik Indonesia untuk percepatan program vaksinasi untuk 1,5 juta tenaga kesehatan yang tersebar di 34 provinsi," ujar Bambang disiarkan channel YouTube Sekretariat Presiden.
Overfill merupakan ekstra volume yang diberikan Sinovac. Bahan ini diberikan untuk mengantisipasi masalah yang timbul saat proses produksi di PT Bio Farma.
Bahan baku vaksin ini termasuk dalam 140 juta dosis yang didatangkan Pemerintah dari Sinovac untuk pengadaan vaksin di 2021. Sedangkan pengiriman dijalankan secara bertahap hingga Juli.
" Sebelumnya direncanakan November 2021, ini ada percepatan maju hingga Juli 2021," kata Bambang.
Sebelumnya sudah 15 juta dosis bahan baku vaksin ditambah overfill 1,5 juta dosis masuk Indonesia. Bahan baku tersebut diproduksi menjadi vaksin siap pakai mulai 14 Februari 2021 dengan target 13 juta dosis.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa