Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Karina Garcia Mendapatkan Pundi-pundi Uang Dari Slime. (Foto: CNBC)
Dream – Karina Garcia meraup pendapatan jutaan dolar AS per tahun berkat video slime yang ditayangkan di Youtube. Sehingga dia memutuskan untuk hengkang dari pekerjaannya sebagai pramusaji.
Dikutip dari CNBC, Jumat 9 Maret 2018, wanita berusia 23 tahun ini mengunggah beragam video tutorial membuat slime, mulai dari membuat slime lembut dengan modal US$1000 (Rp13,79 juta), slime “ salju”, sampai permen karet slime.
Saluran Youtune yang berisi 200 video ini memiliki 7 juta pelanggan dan ditonton 900 juta kali. “ Saya selalu tahu apa itu sukses dan saya ingin menjadi sukses. Tapi, saya tak pernah bermimpi sesukses seperti ini,” kata Garcia.
Dia berkata, pertama kali mengunggah video ke Youtube tahun 2015. Ketika itu, video yang diunggah adalah tutorial membuat lipstik dari eye shadow dan lipgloss bening. Sejak video yang berjudul Easy DIY Lipstick dirilis, dia dan saudara kembarnya mulai membuat video yang berkaitan dengan kerajinan tangan, seperti membuat gagang kuas.
Wanita yang tumbuh di California, Amerika Serikat, ini juga mencari-cari tutorial tentang cara membuat slime. “ Ini adalah slime yang paling sederhana. Saya mulai membuat barang-barang yang acak untuk membuat tekstur yang berbeda,” kata dia.
Pada 2015, Garcia mengunggah video slime yang dibuat dari sampo, tepung tapioka, minyak goreng, dan sabun yang dibelinya di Amazon. Selain mengunggah tutorial variasi slime, wanita ini juga mengunggah video-video tutorial lainnya.
Agar bisa fokus kepada video slime, dia keluar dari pekerjaannya sebagai pramusaji.
Saat ini, pencarian kata “ slime” di Youtube menampilkan lebih dari 20 juta hasil. Tapi, konten seperti Garcia ini sangat jarang. Inilah yang menarik minat pebisnis untuk mengiklan. Dia mendapatkan cek setahun setelah video slime diunggah.
“ Cek pertama saya dari Youtube itu sebesar US$50 (Rp689.905) dan jumlahnya membesar. Saya pernah mendapat cek sebesar US$10 ribu (Rp137,92 juta). Saya merasa senang,” kata dia.
Youtube enggan berkomentar tentang pendapatan Garcia, tapi pihak dari Social Blade, Danny Fratella, mengatakan bahwa Garcia diprediksi menghasilkan uang US$80 ribu-US$160 ribu (Rp1,1 miliar-R-2,2 miliar) per bulan.
“ Dia memiliki total 960 juta penonton dan telah mendapatkan pembayaran beberapa juta dolar AS,” kata Fratella.
Garcia juga menjalin kerja sama dengan sejumlah merek, seperti Coca Cola, Audible, dan Maltesers. Pada Mei 2017, dia menerbitkan sebuah buku Karina Garcia DIY Slime dan Oktober dia meluncurkan line produksi Craft City.
Wanita ini mengatakan total pendapatan dari iklan, kerja sama, buku, product line, dan events sebesar US$2 juta (Rp27,58 miliar).
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya