Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Data Positif Ekonomi Bawa Indeks Syariah Rebound

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 3 Februari 2015 09:43
Data Positif Ekonomi Bawa Indeks Syariah Rebound
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka sesi prapembukaan dengan menguat 11,38 poin (0,22%) ke level 5.287,62.

Dream - Sentimen positif data perekonomian awal tahun mendorong pemodal melakukan aksi beli. Imbasnya indeks saham acuan kembali masuk jalur positif.

Hawa positif ini masih sedikit tertahan dengan adanya ketidakpastian laju bursa saham di kawasan regional.

Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 3 Februari 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat tipis 0,299 poin ke level 170,714.

Hingga 30 menit waktu perdagangan, laju ISSI masih mampu bertahan di zona hijau. ISSI tercatat masih menguat 0,927 poin (0,54%) ke level 171,342.

Aksi beli pelaku pasar telah mendorong 106 emiten syariah beranjak ke zona hijau. Sementara 27 lainnya tertekan aksi jual dan 43 emiten syariah memilih stagnan.

Saat ini pelaku pasar sudah memperjualbelikan 6,02 miliar saham bernilai Rp 792,43 miliar.

Rebound juga melanda indeks saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) membuka perdagangan dengan menguat 1,870 poin menuju level 703,366.

Sama dengan ISSI, indeks saham berisi 30 emiten unggulan syariah ini juga masih mantap melaju di zona hijau. JII saat ini sudah menguat 3,789 poin (0,54%) ke level 705,285.

Lebih dari separuh atau 24 emiten ISSI telah melenggang kuat di zona positif. Sebaliknya, 1 emiten masih tertinggal di zona merah dan 5 lainnya stagnan.

Sebanyak 1,74 miliar saham telah ditransaksikan pelaku pasar. Aksi jual beli ini melibatkan dana hingga Rp 499,52 miliar.

Secara keseluruhan, lantai bursa saham Indonesia memang dipenuhi aksi rebound. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka sesi prapembukaan dengan menguat 11,38 poin (0,22%) ke level 5.287,62.

Laju IHSG kembali menanjak 17,77 poin (0,32%) ke level 5.294 pada sesi pembukaan.

Lantai bursa di awal perdagangan sudah dimarakan aksi jual beli 125,27 juta saham bernilai Rp 173,26 miliar. Pemodal asing tercatat mulai kembali membeli portofolio saham dengan membukukan nett buy Rp 14,5 miliar.

Beri Komentar