Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://merdeka.com)
Dream - Sentimen positif data perekonomian awal tahun mendorong pemodal melakukan aksi beli. Imbasnya indeks saham acuan kembali masuk jalur positif.
Hawa positif ini masih sedikit tertahan dengan adanya ketidakpastian laju bursa saham di kawasan regional.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 3 Februari 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat tipis 0,299 poin ke level 170,714.
Hingga 30 menit waktu perdagangan, laju ISSI masih mampu bertahan di zona hijau. ISSI tercatat masih menguat 0,927 poin (0,54%) ke level 171,342.
Aksi beli pelaku pasar telah mendorong 106 emiten syariah beranjak ke zona hijau. Sementara 27 lainnya tertekan aksi jual dan 43 emiten syariah memilih stagnan.
Saat ini pelaku pasar sudah memperjualbelikan 6,02 miliar saham bernilai Rp 792,43 miliar.
Rebound juga melanda indeks saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) membuka perdagangan dengan menguat 1,870 poin menuju level 703,366.
Sama dengan ISSI, indeks saham berisi 30 emiten unggulan syariah ini juga masih mantap melaju di zona hijau. JII saat ini sudah menguat 3,789 poin (0,54%) ke level 705,285.
Lebih dari separuh atau 24 emiten ISSI telah melenggang kuat di zona positif. Sebaliknya, 1 emiten masih tertinggal di zona merah dan 5 lainnya stagnan.
Sebanyak 1,74 miliar saham telah ditransaksikan pelaku pasar. Aksi jual beli ini melibatkan dana hingga Rp 499,52 miliar.
Secara keseluruhan, lantai bursa saham Indonesia memang dipenuhi aksi rebound. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka sesi prapembukaan dengan menguat 11,38 poin (0,22%) ke level 5.287,62.
Laju IHSG kembali menanjak 17,77 poin (0,32%) ke level 5.294 pada sesi pembukaan.
Lantai bursa di awal perdagangan sudah dimarakan aksi jual beli 125,27 juta saham bernilai Rp 173,26 miliar. Pemodal asing tercatat mulai kembali membeli portofolio saham dengan membukukan nett buy Rp 14,5 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya