Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

DBS Resmi Ambil Alih Dua Bisnis ANZ di Indonesia

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 12 Februari 2018 19:20
DBS Resmi Ambil Alih Dua Bisnis ANZ di Indonesia
Langkah korporasi ini menggenapi rencana akuisisi dua bisnis ANZ di lima negara.

Dream – PT Bank DBS Indonesia resmi mengambil bisnis ritel dan wealth management PT Bank ANZ Indonesia. Aksi ini menggenapi rencana pengambilalihan bisnis retail and wealth management ANZ di Singapura, Hong Kong, China, Taiwan, dan Indonesia yang sudah berhembus sejak Oktober 2016.

Sejak saat itu, DBS dan ANZ berkolaborasi untuk memastikan kelancaran setiap tahap proses pengambilalihan tersebut.

Dikutip dari keterangan tertulis DBS yang diterima Dream, Senin 12 Februari 2018, pengambilalihan kedua bisnis ANZ di Indonesia telah selesai dilaksanakan pada 10-11 Februari 2018 serta merupakan pengambilalihan kelima dan terakhir dari transaksi portofolio bisnis ANZ yang telah dipindahkan kepada DBS.

Pasar pertama yang telah diselesaikan dalam pengambilalihan tersebut adalah China pada tanggal 17 Juli 2017, diikuti oleh Singapura pada tanggal 7 Agustus 2017, dan Hong Kong pada tanggal 11 September 2017 serta Taiwan pada tanggal 11 Desember 2017 tahun lalu.

President Director DBS Indonesia, Paulus Sutina, mengatakan akuisisi bisnis ritel dan wealth management ANZ akan memperkuat posisi DBS di Indonesia. Paulus mengatakan langkah korporasi ini membuat DBS optimistis menjadi pengelola wealth management yang unggul di Indonesia.

“ (Pengambilalihan ini) juga memberi akses bagi nasabah wealth ANZ terhadap solusi-solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, berikut dengan rangkaian layanan perbankan universal yang lengkap dan didukung oleh rekomendasi data terkait Asian Insights, riset, dan investasi,” kata dia di Jakarta.

Managing Director and Head of Consumer Banking Group and Wealth Management DBS Indonesia, Wawan Salum, menambahkan pengambilalihan bisnis private banking bisa memperkuat posisi mereka dan rekam jejak di bisnis kartu bisnis di Indonesia.

“ Hal ini terjadi karena keberhasilan dari bisnis wealth management kami yang sangat terintegrasi, dengan karyawan berpengalaman dan berbakat, customer services, serta berbagai penawaran program kartu kredit,” kata Wawan.

(Sah)

 

Beri Komentar