Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Dengan Dana Rp499 Triliun, Bisa Beli Pesawat Berapa Unit, Ya?
Dream – Dana pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan Timur diperkirakan mencapai Rp499 triliun. Dana yang cukup besar.
Ada yang berandai-andai, terutama mereka yang belum memiliki tempat tinggal, dana itu bisa digunakan untuk membeli rumah bersubsidi.
Harga rumah subsidi di daerah Jawa perunit mencapai Rp140 juta. Dengan angka itu, bila anggaran Rp449 triliun dipakai belanja rumah subsidi, maka akan mendapat 3,21 juta unit.
Itu artinya, dana tersebut bisa menekan backlog --kekurangan supplay-- yang pada 2015 mencapai 7,6 juta unit. Anggaran itu setidaknya mengurangi backlog sampai 57,76 persen.
Bagaimana jika dibelikan rumah mewah, mobil mewah, dan pesawat, kira-kira dapat berapa unit, ya?
Dengan dengan harga pesawat Boeing termahal, yaitu Boeing 777-9 yang seharga US$442,2 juta, atau sekitar Rp6,29 triliun, dana pemindahan ibu kota bisa digunakan untuk memboyong 71 unit.
Jika dibelikan rumah mewah di Pondok Indah, Jakarta, yang rata-rata harga satu unitnya Rp21 miliar, kamu bisa mendapatkan 21.380 unit hunian di sana.
Beda cerita jika uang ratusan triliun rupiah ini digunakan untuk membeli Ferrari GTC 4 Lusso. Harga mobil ini senilai Rp12 miliar per unit. Dengan uang Rp499 triliun, kamu bisa 41.583 unit mobil berlogo kuda jingkrak ini.
Dream - Ibu kota negara diusulkan pindah dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Presiden Joko Widodo mengusulkan Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara akan menjadi pusat pemerintahan yang baru.
Untuk membangun Ibu kota Indonesia yang baru pemerintah mengusulkan anggaran sebesar Rp499 triliun. Tak seluruh biaya pindah ibu kota itu akan ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Alokasi APBN untuk ibu kota di Kalimantan hanya mencapai 19 persen dari total anggaran. Skema pembiayaan untuk pembangunan ibu kota baru yang menghabiskan ratusan triliun rupiah itu akan dipenuhi dari kerja sama penggelolaan aset pemerintah yang saat ini berada di Jakarta.
Dua skema lainnya adalah Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) serta investasi langsung swasta dan BUMN.
Anggaran pindah ibukota ke Kalimantan memang cukup besar. Bahkan dari penelusuran Dream, anggaran yang mencapai Rp499 triliun itu setara dengan nilai mereka dari 3 perusahaan termahal di Indonesia.
Untuk diketahui, anggaran pindah ibukota tersebut setara dengan US$34,99 miliar dengan kurs Rp14.258 per dollar AS.
Mengutip laporan terbaru Brand Top 50 Most Valuable Indonesia Brand 2019, anggaran pindah ibukota tersebut setara dengan total nilai merek dari gabungan satu perusahan swasta dan dua BUMN di puncak pemeringkat tersebut.
Ketiga perusahaan itu adalah PT Bank Central Asia Tbk yang memiliki valuasi brand mencapai US$13,050, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk US$10,988, miliar dan PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) yang mencapai US$7,322 miliar.
Total nilai valuasi merek tiga pemuncak Brand 50 itu mencapai US$31,360 miliar.
Total anggaran pindah ibukota ke Kalimantan itu akan sedikit sama jika ditambah valuasi nilai dari brand Dji Sam Soe yang mencapai US$3,123. Total valuasi dari US$34,488 miliar.
Dream - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah memutuskan bakal menindahkan Ibu Kota Negara baru ke Kalimantan Timur. Alasan Jokowi, pemindahan Ibu Kota baru karena beban Pulau Jawa, khususnya DKI Jakarta yang sudah semakin berat.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menanggapi pemindahan Ibu Kota Negara itu. Dia menjawab, meski Ibu Kota Negara dipindah, pembangunan Jakarta tetap berjalan.
“ Rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur, untuk pembangunan di Jakarta tetap akan dilanjutkan, tidak berhenti,” ungkap Anies, di acara peresmian Jakarta Art Week 2019, Stasiun MRT Istora-Mandiri, Senin 26 Agustus 2019.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Dream.co.id/Alfi Salima Puteri)
Anies juga mengungkapkan pembangunan di Jakarta akan dipercepat sebelum pemindahan ibu kota dilakukan.
“ Diharapkan target selesai pembangunan di Jakarta tahun 2030,” ujar Anies.
Anies menjelaskan, tahap pembangunan Jakarta yang menurutnya akan dibagi menjadi tiga fase, yaitu 2019 hingga 2022, 2022 hingga 2025 dan 2025 hingga 2030.
(ism, Laporan : Alfi Salima Puteri)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam