Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Dream - Bursa saham syariah Indonesia masih terus bertarung dengan tak menentunya laju bursa global. Meski dibuka naik, indeks acuan di Bursa Efek Indonesia (BEI) perlahan-lahan mulai terkena tekanan jual.
Investor berbalik melakukan aksi jual setelah melihat mulai melemahnya bursa Nikkei Jepang dan Kospi Korea.
Pada pembukaan perdagangan BEI, Jakarta, Jumat, 29 Januari 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sebetulnya menguat 0,388 poin ke level 144,396. Begitu juga dengan Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,325 poin ke level 610,076.
Laju positif dua indeks acuan saham syariah ini sempat bertahan hampir setengah jam. Sebelum tekanan jual pada saham barang konsumsi memaksa ISSI dan JII kembali turun melemah.
Hingga perdagangan pukul 09.35 WIB, indeks ISSI telah merosot 0,167 poin (0,12%) ke level 143,841. Sedangkan JII turun 1,140 poin (0,19%) ke level 606,611.
Aksi jual telah melanda 36 emiten syariah. Namun 76 penghuni ISSI lainnya masih bisa bertahan menguat.
Transaksi perdagangan saham syariah pagi ini sudah mencapai Rp 729 miliar dengan 6,88 miliar menjadi target jual beli investor.
Emitan yang masih jadi buruan investor berasal dari sektor industri aneka yang naik 0,94 persen. Diikuti infrastruktur 0,54 persen, pertanian 0,40 persen, dan pertambangan 0,39 persen.
Investor asing pagi ini mulai gencar menggelar aksi beli. Tercatat nett buy asing sampai pagi ini sudah mencapai Rp 132 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam