Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Dibuka Menguat, Profit Taking Bayangi Rekor Indeks Syariah

Reporter : Syahid Latif
Senin, 16 Februari 2015 09:21
Dibuka Menguat, Profit Taking Bayangi Rekor Indeks Syariah
ISSI dan JII memang dibuka menguat di sesi pembukaan namun dibayangi aksi ambil untung pelaku pasar.

Dream - Bursa saham Indonesia masih melanjutkan penguatannya di awal pekan. Namun dengan laju fluktuatifnya, sejumlah indeks saham acuan mulai tertekan aksi ambil untung pelaku pasar.

Kurang dari 10 menit waktu perdagangan, dua indeks saham syariah bahkan sudah tergelincir masuk zona merah.

Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 16 Februari 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dibuka menguat 0,173 poin (0,10%) ke level 173,382

Sebanyak 53,83 juta saham bernilai Rp 17,67 miliar diperdagangkan pelaku pasar di awal sesi ini. Akibatnya, 21 emiten memulai pagi ini dengan bergerak menguat dan 8 lainnya melemah

Memulai sesi pembukaan, ISSI juga masih bisa bergerak menguat. ISSI kembali menanjak pelan ISSI kembali naik 0,272 poin (0,10%) ke level 173,381

Pembukaan di zona hijau juga dialami indeks saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) pada sesi pra pembukaan dibuka menanjak 0,780 poin (0,11%) ke level 722,305

Laju JII mulai berkurang di sesi pembukaan kendati masih naik 0,666 poin (0,09%) ke level 722,191.

Perputaran dana pemegang saham bluechips syariah di awal sesi ini mencapai Rp 17,06 miliar dari jual beli 49,75 juta saham.

Secara umum, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga menguat tipis 3,807 poin (0,07%) ke level 5.377,972. IHSG masih bisa bertahan positif di sesi pembukaan usai kembali naik 4,401 (0,08%) ke level 5.378,567.

Sebanyak 21 emiten bergerak menguat dan 11 lainnya melemah. Lantai bursa pagi ini sudah diwarnai transaksi perdagangan hingga 62,54 juta saham bernilai Rp 26,03 miliar

Pemodal asing masih mempertahankan aksi belanjanya dengan membukukan nett buy Rp 1,2 miliar.

Beri Komentar