7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi Sedekah
Dream - Bertambahnya kekayaan tak lantas membuat para hartawan lupa diri. Bahkan tren menyumbangkan dana atau akrab disebut filantnropi kini seolah menjamur di kalangan miliarder Amerika Serikat.
Mengutip laporan Philanthropy 50 yang dipublikasikan Chronicle of Philanthropy seperti dikutip CNBC, Sabtu, 14 Februari 2015, terungkap 50 dermawan teratas AS tahun lalu telah menyumbang US$ 9,8 miliar, setara Rp 125,1 triliun untuk kegiatan amal pada 2014. Jumlah tersebut naik 27,5 persen dari tahun sebelumnya.
Masih tak terkalahkan, pendiri Microsoft, Bill Gates, menempati peringkat pertama dalam daftar 50 orang dermawan dengan sumbangan terbesar. Gates dan istrinya, Melinda dilaporkan telah menyumbang US$ 1,5 miliar dalam bentuk saham Microsoft untuk yayasan amalnya, Bill and Melinda Gates Foundation.
Di posisi kedua, Ralph Wilson, mendiang pemilik tim football Amerika Buffalo Bills yang mewariskan US$ 1 miliar kepada Ralph C. Wilson Foundation di Detroit. Yayasan Wilson ini melakukan kegiatan amal di seputar New York dan Michigan.
Ted Stanley, pendiri perusahaan MBI, menyusul di posisi 3 dengan total sumbangan mencapai US$ 652,4 juta yang diberikan kepada Broad Institute dan kelompok lain yang melakukan riset kesehatan mental.
Laporan ini juga menunjukkan adanya lonjakan dermawan dari kalangan raksasa teknologi baru. Terdapat 12 pendonor dari kelompok ini yang jumlahnya dua kali lipat daripada tahun 2012 dan lebih dari 11 pendonor berlatar belakang keuangan.
Di antara dermawan tersebut adalah Jan Koum, pendiri WhatsApp yang menyumbang US$ 556.000.000 untuk Silicon Valley Community Foundation. Miliarder Facebook Sean Parker menyumbang US$ 550 juta untuk yayasannya sendiri dan Donor Advised Fund di Fidelity.
Pendiri GoPro Nick Woodman dan istrinya, Jill, mendonasikan US$ 500 juta untuk Silicon Valley Community Foundation, sementara Sergey Brin dan Larry Page dari Google menyumbang masing-masing US$ 328,8 juta dan US$ 177,3 juta untuk yayasan yang berbeda.
Berikut ini 10 daftar dermawan dengan sumbangan terbesar:
1. Bill dan Melinda Gates, US$ 1,5 miliar
2. Ralph C Wilson Jr, US$ 1 miliar
3. Ted Stanley, US$ 652,4 juta
4. Jan Koum, US$ 556 juta
5. Sean Parker, US$ 550 juta
6. Nicholas dan Jill Woodman, US$ 500 juta
7. Michael Bloomberg, US$ 462 juta
8. Rachel Lambert (Bunny) Mellon, US$ 411,3 juta
9. Sergey Brin, US$ 382,8 juta
10. Paul Allen, US$ 298 juta.
(Ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?