Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Digitalisasi Membuat UMK Milik Perempuan Bertahan Menghadapi Covid-19. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Aktivitas ekonomi yang melambat akibat pandemi Covid-19 berdampak pada semua sektor. Dampak terberat dirasakan oleh para pelaku UMK.
Beruntung, kehadiran teknologi dan digitalisasi membantu banyak usaha dapat bertahan di tengah pandemi. Hal ini berdasarkan laporan baru UN Women dengan Pulse Lab Jakarta dan Gojek dengan dukungan dari Sekretariat Dewan Nasional Keuangan Inklusif (S-DNKI).
UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Menurut Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia (Kemenkop UKM), sekitar 99 persen usaha di Indonesia dikategorikan sebagai perusahaan mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan hampir setengahnya dijalankan oleh perempuan.
UN Women Representative and Liaison to ASEAN, Jamshed Kazi, mengatakan laporan berjudul “ Memanfaatkan Digitalisasi untuk Menghadapi Covid-19” menyoroti dampak Covid-19 bagi wanita pengusaha dan UMK milik perempuan.
Laporan itu juga membahas cara penggunaan platform digital bisa menjadi salah satu strategi utama bagi UMKM untuk bertahan. Kazi mengatakan perempuan Indonesia berperan signifikan dan telah berkontribusi pada ekonomi sebagai pemilik dan pengusaha UMK.
“ Dengan sumber daya yang terbatas, penting untuk menggunakan kombinasi data dan inovasi dengan langkah-langkah kebijakan spesifik untuk memastikan bahwa Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) juga mendukung UMK milik perempuan. Kami percaya bahwa ini akan menjadi kunci dalam memastikan ketahanan dan pemulihan ekonomi Indonesia di tahun 2021,” ujar Kazi, melalui keterangan tertulis diterima Dream.
Riset yang dijalankan sepanjang September-Oktober 2020 ini berfokus pada UMK di sektor makanan dan minuman. Laporan riset kebijakan ini menggabungkan analisis big data dengan metode kuantitatif dan kualitatif.
Penelitian ini menunjukkan pentingnya inovasi data dan penggunaan teknologi dalam menghasilkan temuan yang dapat menggambarkan secara lebih baik dampak pandemi Covid-19 terhadap UMK dengan perspektif gender.
Penelitian ini juga merefleksikan pentingnya kerja sama multisektoral sebagai pendukung utama pengumpulan data dan dalam melakukan analisis. Tujuannya untuk menginformasikan pembuatan kebijakan dalam menghadapi tantangan sosioekonomi dan untuk memastikan bahwa tidak ada seorang pun yang tertinggal dalam upaya respons dan pemulihan Covid-19 di Indonesia.
“ Laporan ini akan memberikan masukan penting tentang bagaimana kita dapat mendukung dan memanfaatkan kekuatan teknologi yang memberdayakan perempuan secara berkelanjutan, selama dan setelah pendemi Covid-19,” kata Kazi.
Dalam riset ini, diketahui bahwa digitalisasi membantu UMK milik perempuan untuk bertahan. Bahkan, teknologi bisa membantu usahanya berkembang jika pemiliknya adalah usaha muda (baru dimulai dalam setahun terakhir). Tercatat bahwa 50 persen pengusaha menggunakan lebih dari tiga platform digital untuk menjalankan bisnis.
Riset ini juga menemukan bahwa 82 persen perempuan mencatat solusi digital membantu mereka untuk menyeimbangkan pekerjaan dan tanggung jawab domestik dan keluarga dengan lebih baik.
Diperkirakan ada 75 persen UMK milik perempuan dan 78 persen milik lelaki telah mengambil tindakan dalam menghadapi hilangnya pemasukan. Ini menunjukkan bahwa perempuan masih memiliki lebih sedikit pilihan dalam menghadapi situasi ini.
Head of Pulse Lab Jakarta, Petrarca Karetji, mengatakan riset kebijakan ini memberikan wawasan informasi data. Karetji mengatakan bahwa platform digital telah banyak membantu UMK milik perempuan.
“ Meskipun digitalisasi saja tidak cukup, riset ini dapat menginformasikan strategi dan kebijakan pemulihan yang diperlukan,” kata dia.
Laporan riset ini telah mendapat apresiasi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati. “ Rekomendasi yang dihasilkan dari laporan ini akan sangat bermanfaat bagi berbagai sektor, tidak terkecuali pemerintah sebagai pembuat kebijakan. Kebijakan yang efektif dan tepat sasaran adalah kebijakan yang didasarkan pada data,” kata Ayu Bintang.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID-19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?