Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://merdeka.com)
Dream - Bergugurannya bursa regional ikut menyeret bursa saham Indonesia ke zona merah. Sentimen Yunani yang terancam hengkang dari Uni Eropa membuat pelaku pasar cemas.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 6 Juni 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) langsung terkikis 1,146 poin ke level 159,320.
Hingga 25 menit waktu perdagangan, ISSI sama sekali belum bisa beranjak dari zona merah. ISSI masih melemah 0,776 poin (0,48%) ke level 159,690.
Sebanyak 94 emiten memulai awal pekan dengan mengalami penurunan harga saham. Sisanya, 33 emiten bertahan stagnan dan 26 lainnya masih sanggup mencetak kenaikan.
Transaksi perdagangan saham relatif sepi dengan baru mencetak nilai Rp 425 miliar dan 5,93 miliar saham yang berpindahtangan.
Koreksi indeks saham juga tak mampu dihindari emiten bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) memulai awal pekan dengan terpangkas 6,826 poin ke level 664,108.
Meski mulai melawan, laju JII hingga 25 menit waktu perdagangan masih tertekan di zona merah. JII tercatat melemah 3,741 poin (0,56%) ke level 667,193.
Tercatat hanya 4 emiten bluechips syariah yang bergerak menguat. Sisanya, 23 emiten mengalami koreksi harga dan 3 lainnya bertahan stagnan.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini berkurang 36,810 poin (0,74%) ke level 4.946,100 di sesi prapembukaan.
Mengawali sesi perdagangan awal pekan, Senin (6/7/2015), IHSG kembali jatuh 41,242 poin (0,83%) ke level 4.941,668.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya