Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bank Syariah Bukopin
Dream - Pundi aset PT Bank Syariah Bukopin (BSB) semakin gemuk usai pemegang saham menyetujui penambahan modal sebesar Rp 100 miliar. Tambahan modal ini diharapkan membantu rencana ekspansi bisnis perusahaan.
Direktur Utama Bank Syariah Bukopin, Riyanto menyebutkan tambahan modal tersebut akan mendukung ekspansi bisnis dalam pembiayaan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Alokasi lainnya akan digunakan untuk investasi di bidang teknologi informasi dan memperkuat sumber daya insani.
Menurut dia, perkembangan kinerja keuangan BSB selama 2011, 2012, dan 2013 menunjukkan perkembangan yang semakin baik.
" Ini terlihat dari pertumbuhan rata-rata aset sebesar 25,26 persen per tahun, pembiayaan sebesar 26,74 persen per tahun, dan Dana Pihak Ketiga sebesar 26,36 persen per tahun," ujar Riyanto di Gedung BSB, usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Syariah Bukopin, Jakarta, Selasa, 26 Agustus 2014.
Hingga Juni 2014, pertumbuhan aset BSB meningkat 18,77 persen dibandingkan periode sama setahun yang lalu. Pertumbuhan juga dialami di bisnis pembiayaan sebesar 17,97 persen, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 5,23 persen.
Posisi rasio kecukupan modal (CAR) hingga akhir Juni 2014 tercatat sebesar 10,74 persen.
Untuk mendukung ekspansi pembiayaan, BSB membiayai UMKM, non-UMKM, dan konsumer dengan fokus pada 9 segmentasi bisnis di antaranya sektor migas, pendidikan, kesehatan, transportasi, multifinance, dan jasa (pariwisata dan perhotelan), dengan memprioritaskan pada UMKM.
" Kami selalu berkomitmen untuk memberikan kemudahan layanan kepada nasabah melalui perluasan jaringan, baik jaringan kantor, layanan syariah bank, maupun ATM," ujarnya.
Hingga saat BSB telah memiliki outlet berupa 12 kantor cabang, 8 kantor cabang pembantu/bisnis area, 5 kantor kas, dan 1 unit mobil kas keliling, serta 77 outlet layanan syariah yang tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Timur. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya