Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Keputusan ini diambil ketika National Commercial Bank (NCB) akan meluncurkan penawaran umum saham (IPO) sebesar US$ 6 miliar. Nilai itu merupakan yang terbesar selama ini di Arab. Namun, karena masih berstatus bank konvensional maka dampaknya akan besar bagi negara.
NCB merupakan bank milik negara yang memiliki aset sekitar US$ 116 miliar. Saat ini masih melakukan bisnis campuran. Meski sebagian besar tetap sesuai dengan prinsip-prinsip Islam . Seperti larangan pembayaran bunga dan spekulasi, tetapi ada juga bisnis perbankan konvensional, seperti beberapa yang dilakukan bank konvensional lainnya di Arab.
Pekan lalu, beberapa anggota Dewan Ulama Senior mengkritisi rencana IPO NCB karena bank tersebut dinilai banyak melakukan bisnis non-Islam.
" Agama datang di atas segala hal," ujar salah satu anggota dewan ulama Sheikh Abdullah al-Mutlaq seperti dikutip dari Arabian Business, Selasa, 21 Oktober 2014.
Namun, analis bursa saham menilai kritik itu tidak akan menggagalkan rencana IPO yang telah disiapkan. Apalagi para investor dijanjikan keuntungan yang besar.
Namun, Dewan Syariah meminta agar NCB bisa mengubah banknya menjadi bank syariah penuh dalam jangka waktu tertentu atau tidak melebihi 5 tahun. Hal ini sesuai dengan fatwa yang memperbolehkan membeli saham bank yang akan berubah menjadi bank syariah utuh.
Pada laporan keuangan Juni lalu, NCB mengumumkan bahwa dua pertiga aset bank ini berasal dari bisnis syariah, sementara sepertiganya masih dari bisnis konvensional.
Konversi dari bank konvensional menjadi syariah belum pernah terjadi sebelumnya. NCB diharapkan dapat mengonversi anak perusahaannyse seperti broker dan unit pengelolaan dana.
Penawaran saham NCB akan berlangsung hingga 2 November 2014. Para analis memperkirakan harga yang ditawarkan akan murah karena sebagai bentuk upaya pemerintah untuk berbagi kekayaan perusahaan dengan warganya. Hal ini akan menarik banyak peminat. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya