Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Heru Budi Hartono (Foto: Liputan6.com)
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Kementerian Sekretariat Negara, Heru Budi Hartono sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta. Heru menggantikan Anie Baswedan yang masa jabatannya akan habis pada 16 Oktober 2022 dan memutuskan untuk maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang
Heru terpilih usai digelarnya Sidang Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin oleh Presiden Jokowi yang dilaksanakan pada Jumat, 7 Oktober 2022.
" Terima kasih. Saya akan bekerja, bekerja, dan kerja untuk Jakarta," katanya kepada Liputan6.com.
Heru Budi dikenal sebagai orang yang dekat dengan Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Saat Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI, Heru diangkat sebagai Walikota Jakarta Utara pada 2014.
Sementara hubungan Heru dan Ahok sempat terjalin ketika dipasangkan sebagai Calon Wakil Gubernur pada Pilkada 2017 lewat jalur independen. Namun Heru memutuskan maju melalui jalur partai politik (Parpol) sehingga Ahok menggandeng Djarot Syaiful Hidayat dari PDIP.
Sebagai pejabat negara, publik juga bisa melihat Kekayaan Pj Gubernur DKI Jakarta ini lewat Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang terbuka untuk diakses masyarakat umum di laman elhkpn.kpk.id.
Terakhir kali Heru melaporkan LHKPN KPK yang dilaporkan 16 Februari 2022, kekayaannya tembus Rp31,98 miliar pada tahun ini.
Kekayaan Heru sempat meningkat tajam sekitar Rp6 miliar dalam setahun belakangan atau dari periode 2021 ke periode 2022.
Tercatat dia memiliki harta Rp25,83 miliar pada laporan LHKPN 18 Maret 2021. Bidang tanah dan bangunan menjadi kekayaan Heru yang meningkat paling banyak.

Tanah dan bangunan Heru tercatat 11 bidang dengan nilai Rp16,27 miliar pada 2021. Dalam laporan terbaru 2022, tanah Heru sebanyak 12 bidang dengan nilai Rp23,45 miliar.
Adapula kekayaan harta bergerak Heru, yakni tujuh alat transportasi dan mesin berupa mobil dan motor senilai Rp1,29 miliar.
KPK juga mencatat, harta bergerak lainnya milik Heru sebesar Rp617.450.000. Kemudian surat berharga senilai Rp3.692.500, serta kas dan setara kas Rp12.675.771.879.
Total harta kekayaan Pj Gubernur DKI Jakarta setelah dikurangi utangnya sebesar Rp6.058.945.215. Atau dikalkulasikan menjadi Rp31,98 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya