7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Pendaftaran Seleksi CPNS Sudah Diserbu 1 Jutaan Orang Pelamar. (foto: Shutterstock)
Dream – Pendaftaran seleksi CPNS 2021 memang menarik perhatian masyarakat setiap tahunnnya. Sejak dibuka tanggal 30 Mei 2021, pendaftar CPNS yag sudah terdata di Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencapai 1,74 juta orang.
Dikutip dari laman Facebook Badan Kepegawaian Nasional, @BKNgoid, Senin 5 Juli 2021, per 4 Juli 2021 pukul 10.00, jumlah pelamar yang sudah terdaftar sebanyak 1.740.267 akun dengan pendaftar baru sebanyak 46.854 akun.
Ada 10 instansi pemerintah yang diserbu para pencari kerja tersebut dengan porsi pelamar terbanyak berasal dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sejumlah 251.322 orang. Disusul Kementerian Hukum dan HAM dengan jumlah pelamar 135.596 orang dan Kementerian Perhubungan 80.466 orang.
Selain yang paling banyak diserbu, ada juga yang paling sedikit diminati oleh pendaftar. Pertama adalah Pemerintah Kota Baubau dengan pendaftar 1 orang, Pemerintah Kabupaten Minahasa 4 orang, dan Kabupaten Minahasa Selatan 7 orang.
Berikut ini adalah daftar lengkapnya.
1. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional: 251.322 orang
2. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia: 135.596 orang
3. Kementerian Perhubungan: 80.466 orang
4. Kementerian Kelautan dan Perikanan: 42.287 orang
5. Kejaksaan Agung: 41.379 orang
6 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan: 36.761 orang
7 Badan Intelijen Negara: 22.652 orang
8 Mahkamah Agung RI: 20.031 orang
9 Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta: 18.484 orang
10 Kementerian Komunikasi dan Informatika: 17.695 orang
1. Pemerintah Kota Baubau: 1 orang
2. Pemerintah Kab. Minahasa: 4 orang
3. Pemerintah Kab. Minahasa Selatan: 7 orang
4. Pemerintah Kab. Buru Selatan: 12 orang
5. Pemerintah Kab. Malinau: 13 orang
6. Pemerintah Kab. Halmahera Barat: 20 orang
7. Pemerintah Kab. Takalar: 23 orang
8. Pemerintah Kab. Minahasa Tenggara: 41 orang
9. Pemerintah Kota Gorontalo: 49 orang
10. Pemerintah Kab. Aceh Selatan: 51 orang
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?