Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Anjing. (Foto: Pexels)
Dream – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengusulkan pagu indikatif anggaran 2020 senilai Rp44,39 triliun. Dari sejumlah anggaran yang diajukan, ada satu hal yang menarik perhatian, yaitu salah satu proyek strategis yang dicanangkan oleh Ditjen Bea Cukai Kemenkeu.
Dalam usulan ini, direktorat ini mendapatkan jatah anggaran sebesar Rp3,64 triliun untuk proyek nasional dan unggulan.
Dikutip dari Merdeka.com, Rabu 19 Juni 2019, salah satu anggota DPR dari Fraksi Nasdem, Achmad Hatari, mempertanyakan salah satu proyek strategis yang dicanangkan Bea Cukai. Fungsi anggaran itu rencananya akan digunakan untuk pengembangan dan penguatan unit anjing pelacak Bea Cukai.
Achmad menilai proyek anjing yang mencapai Rp3,6 triliun tidak sesuai dan terlalu banyak.
“ Dari anggaran Rp3,6 triliun itu masa semuanya untuk beli anjing?” kata dia di Jakarta.
Menangapi pertanyaan itu, Dirjen Bea Cukai, Heru Pambudi, mengatakan anggaran Rp3,6 triliun tak semuanya untuk membeli anjing. Anggaran ini merupakan keseluruhan dari proyek nasional dan unggulan.
" Tentunya Rp3,6 triliun bukan untuk anjing semua. Itu untuk satu direktorat jenderal bea cukai untuk belanja barang dan pegawai," kata Heru.
Dia mengatakan penguatan unit anjing pelacak Bea Cukai bertujuan untuk meningkatkan pengawasan di lingkungan Bea Cukai. Hal ini disebabkan oleh produk penggelapan seperti narkotika selalu terjadi setiap tahun.
“ Gambarannya, mengapa jadi proyek unggulan pengawalan narkotika karena kota nangkap 4,1 ton itu naik lipat-lipat dari tahun ke tahun maknanya kita sudah jadi target market mafia. Nah tools efektifnya anjing sehingga kita tingkatkan efektivitas sarana dan prasarana termasuk anjingnya sendiri," kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya