Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Cofounder Dan CEO The Muse, Kathryn Minshew. (Foto: Forte Foundation)
Dream – Seorang wanita bernama Kathryn Minshew, tak patah arang ketika investor menolak menanamkan modal di bisnis rintisan (startup) miliknya. Penolakan ini tak terjadi sekali dua kali, tetapi juga 148 kali.
Menyerah? Tidak. Minshew terus berusaha sampai akhirnya ada yang mau berinvestasi di startup karier yang dirintis, The Muse.
Dilansir dari Business Insider, Senin 2 April 2018, startup konsultan karier dan pencarian kerja ini mampu mencetak pendapatan sebesar US$30 juta (Rp412,77 miliar).
Minshew yang menjadi CEO sekaligus Cofounder The Muse berbagi tips sukses menggaet investor. Ada dua cara yang harus dilakukan seorang pebisnis baru agar investor tertarik membenamkan dananya. Apa saja?
Pertama, menentukan waktu rapat. Minshew mengaku dulu mengadakan rapat dengan investor jika ada waktu. Kini, cara ini ditinggalkan. Dia meminta investor untuk mengikuti jadwal rapatnya.
“ Saat ini saya selalu bilang, ‘Saat ini, saya selalu bilang harus menyelesaikan urusan di rapat pertama pada tanggal sekian. Izinkan saya tahu jika Anda bisa atau tidak. Jika tidak bisa, tidak apa-apa’,” kata dia.
Yang kedua, Minshew tak pernah membeberkan siapa dirinya di depan investor. Jika mengaku sebagai CEO, investor akan merasa tidak nyaman. Sebaliknya, jika mengaku sebagai konsultan, investor akan memberikan masukan yang lebih baik.
“ Jika memberi tahu Anda seorang CEO, investor atau orang yang kita ajak rapat akan memberikan masukan yang positif karena tak ingin menyakitkan perasaan. Namun, jika mengaku sebagai konsultan atau semacamnya, mereka akan memberikan masukan yang lebih jujur,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya