Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Pasar modal syariah Indonesia menutup perdagangan awal puasa dengan manis. Ditutup menguat, dua indeks acuan saham syariah bergerak nyaman di zona hijau.
Kondisi berbeda justru dialami Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Tertekan aksi jual saham keuangan, IHSG harus rela terpeleset ke teritori negatif.
Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 18 Juni 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,812 poin (0,51%) ke level 159,277.
Tanpa tekanan dari emiten perbankan, indeks ISSI bergerak nyaman di zona hijau sepanjang perdagangan. ISSI sempat menyentuh level tertinggi di 159,467 dan terendah di 158,594.
Aksi jual beli investor pada saham syariah terbilang berimbang. Tercatat 86 emiten syariah bergerak menguat dan 83 lainnya tertekan aksi jual.
Pelaku pasar menggelontorkan dana Rp 2,50 triliun untuk menggelar aksi jual beli terhadap 35,95 miliar saham.
Penguatan juga dicetak indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII). Nyaman di zona hijau, JII menutup sesi perdagangan dengan naik 4,240 poin (0,64%) ke level 665,055.
Kenaikan JII tak lepas dari menguatnya harga saham dari 18 emiten. Namun sedikit tertekan oleh melemahnya harga saham dari 11 emiten dan 1 emiten yang memilih stagnan.
Volume transaksi perdagangan terbilang minim karena hanya mampu mencetak nilai Rp 1,4 triliun.
Kinerja dua indeks acuan saham syariah ini masih lebih baik dibandingkan IHSG. Tertekan emiten perbankan, IHSG terpeleset 0,254 poin (0,01%) ke level 4.945,499.
IHSG bergerak fluktuatif di awal puasa kali ini. Dibuka menguat, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 4.964,405. Namun tergerus aksi jual ke level terendah 4.932,919.
Transaksi perdagangan saham terbilang minim dengan hanya mencetak nilai Rp 3,79 triliun. Kabar baiknya, pasar modal Indonesia kembali kedatangan dana asing dengan nett buy Rp 165,85 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya