Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Gagal Saat Interview? Bisa Jadi karena 6 Hal Ini

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 21 Agustus 2018 09:43
Gagal Saat Interview? Bisa Jadi karena 6 Hal Ini
Tak jarang harapan orang kandas di level wawancara kerja.

Dream – Sahabat Dream, pernahkah terpikir alasan kamu menganggur? Atau kamu berharap perusahaan lebih terbuka tentang alasan mereka memilih orang lain daripada kamu?

Bisa jadi kamu tidak mau menerima alasannya jika perusahaan jujur tentang alasannya menolakmu.

Tapi, kalau kamu tak tahu kelemahan ketika interview, bagaimana caranya memperbaiki diri untuk wawancara kerja berikutnya?

Dikutip dari keterangan tertulis Jobstreet yang diterima Dream, Selasa 21 Agustus 2018, menunjuk kesalahan orang secara langsung bukanlah hal yang menyenangkan.

Inilah alasan HRD perusahaan tak mau menyampaikan kabar buruk kepada para kandidat. Terus, bagaimana cara mengetahui alasan kandidat gagal mendapatkan pekerjaan tanpa ada pemberitahuan?

Berikut ini adalah enam alasan kandidat gagal di tahap interview, berdasarkan Jobstreet.

1 dari 3 halaman

Bukan yang Terbaik dan Kurang `Klik`

 

Bukan Kandidat yang Terbaik

Mungkin mudah bagi kita untuk terlihat profesional dan siap bekerja dari sebuah resume. Tapi, cara merepresentasikan diri dan mengungkapkan ide yang ada di kepala saat interview, akan memberikan gambaran kepada HRD. Melalui dua kriteria ini, HRD akan memberikan gambaran apakah dia termasuk orang yang tepat.

Kurang Chemistry dengan HRD Perusahaan

Kamu tentu lebih menyukai orang yang punya kesamaan denganmu daripada tidak. Begitu pula dengan HRD dan kandidat ketika sedang wawancara.

Ketika mempersiapkan sebuah interview, penelitianmu tidak harus terhenti pada perusahaan dan pekerjaan tersebut. Semakin kamu mengetahui orang yang kamu wawancara, semakin tinggi kesempatan kamu akan klik terhadap orang tersebut.

2 dari 3 halaman

Ada Rekomendasi `Internal` dan Sering Berganti Pekerjaan

Ada " Rekomendasi Internal"

Kalau ada kandidat yang direkomendasikan oleh karyawan perusahaan yang kamu incar, biasanya dia akan dipilih oleh perusahaan. Perusahaan akan merasa aman dengan cara ini daripada merekrut orang yang sama sekali belum dikenal.

Jangan khawatir, kamu bisa mengatasi ini dengan memperluas jaringan, siapa tahu kalian mempunyai teman atau saudara yang bekerja di perusahaan yang kalian incar. Mungkin mereka bisa membantu kalian mendapatkan pekerjaan di perusahaan tersebut.

Tak Bertahan Lama di Suatu Perusahaan

Memang berpindah pekerjaan menjadi sebuah kebudayaan baru di dunia karier saat ini. Tapi, kebudayaan ini bisa membuat kamu terlihat buruk.

Perusahaan incaran akan menilaimu “ tidak tahan lama” di suatu perusahaan. Kamu perlu menjelaskan alasan di balik itu semua jika ada sejarah gonta-ganti pekerjaan.

3 dari 3 halaman

Berusaha Terlalu Keras dan Berbuat Salah Terlalu Banyak

Berusaha Terlalu Keras

Mempromosikan diri sendiri adalah sebuah skill. Melakukan itu membutuhkan rasa percaya diri, kemahiran, dan pertimbangan untuk memastikan bahwa kamu tidak melakukan itu dengan sangat percaya diri. Semua yang kamu bicarakan hanya tentang dirimu.

Perlu adanya keseimbangan antara mempromosikan diri sendiri. Tunjukkan bahwa kamu mau belajar dari orang-orang yang ada di sekitarmu.

Terlalu Banyak Salah ketika Wawancara

Namanya juga manusia, bisa saja melakukan kesalahan ketika kita gugup, termasuk saat interview. Bagaimanapun cara kita untuk memperbaiki kesalahan ketika interview itulah yang menunjukan karakter kita yang sebenarnya.

Koreksi terhadap sebuah kesalahan dengan cepat, adalah kualitas yang dicari ketika bekerja dibawah tekanan atau ketika menghadapi customer yang menyebalkan.

Beri Komentar