Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Kementerian Agama (Kemenag) Menjalin Sinergi Dengan Moslem World League (MWL) (Foto: Dok Kemenag)
Dream - Kementerian Agama (Kemenag) menjalin sinergi dengan Moslem World League (MWL) atau Rabithah Alam Al Islami untuk Rencana Kerja Tahunan (RKT) antara dua pihak selama tahun 2023 – 2024.
Perkiraan total pembiayaan mencapai Rp12,710 miliar dengan lokasi penyaluran akan menyasar 16 kabupaten/kota di Indonesia.
Adapun empat program yang akan dilaksanakan MWL untuk setahun ke depan yaitu dukungan kegiatan keagamaan dan kemanuasiaan, pembangunan sarana dan prasarana ibadah, penyediaan air bersih dan sanitasi, serta tanggap bencana.
Dokumen kerja sama ini ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri, Ahmad Bahiej dan Direktur MWL Indonesia Abdul Rahman Al Khayyat di Jakarta pada Kamis, 2 Februari 2023. Penandatanganan RKT ini merupakan tindaklanjut dari kesepakatan MoU pada 7 Oktober 2022 lalu.
“ Dengan ditandatanganinya RKT ini, MWL dapat segera melaksanakan program-programnya dengan amanah dan aman juga dapat sinergi dengan program-program Kementerian Agama,” terang Ahmad Bahiej, dikutip dari laman Kemenag.go.id.
Sempat vakum selama empat tahun, MWL mempunyai catatan kerja sama yang panjang dengan Indonesia, khususnya Kementerian Agama.
Kiprah MWL di Indonesia sudah berjalan sejak tahun 70-an. Khusus sinergi dengan Kemenag, berjalan sejak 1995. Banyak sumbangsih yang diberikan MWL kepada masyarakat Indonesia, baik di bidang pembangunan sosial, ekonomi, maupun keagamaan.
Dream - Dalam rangka memperkuat ekosistem ekonomi haji, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah menggelar Indonesian Hajj Expo 2023.
Acara yang berlangsung pada 1 hingga 2 Februari 2023 di Balai Nusantara Jeddah ini diikuti para pelaku usaha, yakni calon penyedia layanan katering jemaah haji Indonesia, para importir dan pemasok produk-produk Indonesia, serta pengusaha UKM Indonesia.
“ Salah satu tujuannya, agar produk-produk Indonesia semakin banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umroh,” terang Dirjen PHU Hilman Latief dalam keterangan persnya.
Hilman mengatakan, dimensi dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umroh tidak hanya persoalan ibadah. Penyelenggaraan haji dan umrah juga mengandung unsur perniagaan.
“ Jika ini dapat dikelola dan dikembangkan dengan baik, tentu akan memberikan manfaat secara ekonomi bagi semua pihak yang terlibat di dalamnya, termasuk masyarakat Indonesia,” paparnya.
Menurut Hilman Indonesia dan Arab Saudi perlu terus meningkat kerja sama, sebab Arab Saudi sebagai negara tempat pelaksanaan ibadah haji dan umrah kemudian Indonesia sebagai pengirim jemaah terbanyak sedunia.
“ Sinergi ini perlu terus dimaksimalkan untuk saling memberikan manfaat ekonomi bagi kedua negara,” tandasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam