Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
PMI Jakarta
Dream – Tolong menolong tak kenal waktu dan pandang bulu. Apalagi adanya pandemi yang memberi banyak dampak buruk pada semua golongan.
Guna mendistribusikan bantuan kemanusiaan terhadap masyarakat terdampak COVID-19 di sejumlah lokasi, Godrej Indonesia, perusahaan home and personal care dengan merek andalan HIT, Mitu, dan Stella bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), khususnya dengan PMI DKI Jakarta dan PMI Jawa Timur.

Godrej Indonesia menyalurkan ratusan paket sembako melalui program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) di Jakarta dan ribuan masker beserta ratusan paket sembako melalui kegiatan Bakti Sosial di Surabaya.
Selain kontribusi dari perusahaan, dana yang terkumpul untuk donasi ini juga berasal penggalangan dana dari segenap karyawan untuk bersama-sama mewujudkan dukungan kepada masyarakat luas.

Dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB), Godrej Indonesia menggandeng PMI DKI Jakarta untuk menyalurkan bantuan kepada para penerima manfaat donasi yang terdiri dari panti jompo, panti disabilitas, dan warga RW 14 Kramat Jati, Jakarta Timur.
Sementara itu, penerima manfaat donasi di Surabaya merupakan warga RW 06 Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes.
Tidak hanya kepada warga, Godrej Indonesia juga memberikan dukungan berupa ratusan baju hazmat dan masker sebagai Alat Pelindung Diri (APD) untuk Personel Posko PMI Provinsi Jawa Timur.

“ Sebagai upaya turut serta menangani pandemi, kami berkomitmen untuk melindungi masyarakat yang terdampak COVID-19," jelas Akhil Chandra, Presiden Direktur, Godrej Indonesia, lewat keterangannya pada Rabu, 5 Agustus 2020.
" Kami pun menyadari bahwa ketepatan dalam pendistribusian donasi juga penting untuk memastikan bantuan telah mencapai seluruh lapisan warga dengan merata. Oleh karena itu, kami mempercayakan PMI sebagai agregator untuk menyalurkan bantuan ke berbagai lokasi sasaran,” tambahnya.
Sekretaris Jendral PMI, Sudirman Said,di kesempatan yang sama juga menyatakan, “ Kami berterima kasih atas kepercayaan Godrej Indonesia kepada PMI sebagai mitra untuk mendistribusikan donasi secara merata kepada para penerima manfaat."

" Sembako menjadi salah satu bantuan yang masyarakat butuhkan di tengah kesulitan ekonomi yang terjadi di masa pandemi. Kami juga selalu mengajak seluruh komponen masyarakat, baik individual maupun lembaga atau perusahaan, untuk dapat berdonasi membantu sesama di tengah suasana pandemi dan tetap menjalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk menghindari penularan COVID-19," tambah Sudirman Said.
Sekadar informasi, pada Mei 2020 yang lalu, Godrej Indonesia juga telah memberikan segenap dukungan kepada tenaga medis terkait bantuan COVID-19.
Di antaranya adalah donasi produk rumah tangga yang terbukti ampuh melawan virus Corona seperti Proclin Pemutih, produk pemutih pakaian; Wetties, tisu basah; sanitizer, hand sanitizer kepada 74 rumah sakit (RS) yang tersebar di area Jabodetabek, Cikarang, dan Serang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya