7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Gegara Kecanduan Game Online, Bocah Nekat Curi Uang Ibu Rp1 Miliar, Begini Nasibnya (Shutterstock)
Dream - Sesuai usianya, bermain adalah aktivitas yang paling banyak dihabiskan anak-anak setiap harinya. Perkembangan internet yang cepat harus diakui telah mengubah kebiasaan tersebut dengan berkembangnya permainan (game) online.
Anak yang sudah kecanduan game online bisa menghabiskan waktu seharian hanya untuk menatap layar smartphone atau gawai mereka yang lain. Efek inilah yang dikhawatirkan banyak orangtua ketika melihat anak-anaknya sudah menunjukan gelagat lebih baik bermain bersama smartphone daripada beraktivitas di luar rumah.
Masalah menjadi pelik ketika si anak sudah sampai dalam taraf kecanduan. Mereka seolah tak bisa lepas sedetik pun dengan gawainya. Yang lebih parah, anak akan melakukan apapun untuk bisa memuaskan keinginannya itu.
Kondisi inilah yang dialami bocah laki-laki asal Cina berikut ini. Demi memenuhi kecanduannnya bermain game online, bocah berusia 13 tahun itu nekat mencuri uang ibu di tabungan hingga mencapai Rp1 miliar.
Sang ibu baru mengetahui pencurian itu ketika guru mengatakan bahwa putranya itu telah kecanduan game online. Setiap hari ia lebih banyak menghabiskan waktu di ponsel.
Mengetahui hal tersebut sang ibu kemudian memeriksa rekeningnya, ia kaget saat uangnya hanya tersisa Rp2 ribu.
Padahal saldo tabungan yang dikumpulkan selama bertahun-tahun telah mencapai Rp1 miliar.
Dalam video yang beredar, terlihat sang ibu membolak-balikkan laporan bank untuk merinci setiap transaksi yang telah dilakukan putranya saat membayar game online.
Bocah tersebut akhirnya mengakui perbuatannya. Ia telah menghabiskan Rp876 juta untuk membeli game online dan membayar Rp 209 juta untuk membelikan game kepada 10 temannya.
“ Katika mereka meminta saya untuk membayar game mereka, saya membayar meskipun enggan,” kata anak kecil tersebut dalam unggahan video.
Bocah itu mengaku tidak mengerti tentang uang dan saat menemukan kartu debit di rumah, ia menggunakanya begitu saja. Sang ibu ternyata telah memberi tahu sandi kartu itu untuk berjaga-jaga jika anaknya tiba-tiba membutuhkan uang.
Siapa sangka keputusan memberi kebebasan kepada anak menggunakan uang berakhir sia-sia.
Wanita itu tidak mengetahui setiap pengeluaran dari kartu debitnya lantaran anaknya menghapus setiap bukti transaksi di ponselnya agar tidak ketahuan.
(Sumber: Insider)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?