Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Cucu Kecanduan Game Online, Harta Kakek-Nenek Ini Habis Dikuras (Daily Star)
Dream - Bermain game online memang sangat mengasyikkan, apalagi untuk kalangan remaja dan anak-anak. Namun, jangan sampai terlena, sebab game online juga bisa menguras saldo rekening.
Seperti kasus berikut ini. Seorang remaja menghabiskan tabungan kakek dan neneknya hanya untuk bermain game online.
Pasangan lansia yang tinggal di Alloa, Clackmannanshire, di dataran rendah Skotlandia, ini kehilangan tabungan sebesar 3.000 Poundsterling atau sekitar Rp56 juta yang digunakan cucunya bermain game online bernama Roblox.
Sebelumnya, pasangan Liz dan Jim Harrison mengira bahwa tabungan mereka diretas sehingga tidak menyisakan uang sedikitpun.
Namun akhirnya mereka mengetahui bahwa hal itu karena ulah cucunya. Akhirnya, pasangan Lis dan Jim Harrison melaporkan dan mengecam operator platform Roblox karena tidak memberikan pemberitahuan kepada mereka sebagai pembayar tagihan.

Kejadian itu berawal ketika mereka mengizinkan Abby, sang cucu yang berusia delapan tahun untuk mendaftar ke platform permainan Roblox agar cucunya tidak bosan di rumah.
Situs web ini memang populer di kalangan anak-anak dan telah memiliki sekitar 100 juta pengguna di seluruh dunia.
Roblox dapat diunduh secara gratis tetapi mendorong pengguna untuk membeli mata uang virtual, yang disebut Robux, untuk pembelian dalam game.
Dan jika pengaturan pembayaran tidak dikonfigurasi dengan benar, maka pelanggan dapat membeli Robux dalam jumlah tak terbatas.
Tak selang berapa lama setelah mengizinkan Abby mendaftar game itu, Liz dan Jim kaget melihat tabungan senilai 3000 poundsterling atau sekitar Rp56 juta habis tak bersisa.
Hingga akhirnya mereka mengira telah menjadi korban penipuan. Namun setelah mereka menelusurinya, semua uang itu mengalir kepada Roblox dengan jumlah yang besar.
" Kami mendapat kejutan besar ketika kami melihat tabungan kami hilang, awalnya kami khawatir telah menjadi korban penipuan," ujar Liz, dikutip dari Daily Star.
" Ketika kami melihat rincian pembayaran, kami melihat banyak jumlah yang tidak biasa keluar. Semua mengarah ke Roblox," imbuhnya.
Akhirnya Liz bertanya kepada Abby bagaimana bisa menghabiskan uang itu. Namun Abby yang berusia 8 tahun itu belum mengerti dan hanya becerita bahwa ia seringkali membeli barang untuk digunakan dalam pertandingan.
Hingga akhirnya Abby menghabiskan hingga 500 poundsterling perhari untuk membeli barang tersebut.
" Kami pada Abby, dia masih muda dan tidak tahu apa yang terjadi dan mengatakan dia terus membeli barang untuk digunakan dalam pertandingan. Dia tidak menyadari uang itu nyata dan kami tidak menyadari uang itu dihabiskan," ujar sang nenek.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam