10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Ilustrasi
Dream - Keputusan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) menunda kenaikan suku bunga acuan menambah tenaga baru bagi pelaku pasar modal. Imbasnya, seluruh indeks saham acuan pagi ini dibuka menguat.
Indeks saham bluechips syariah yang kemarin luput mencetak rekor baru bisa mewujudkannya kali ini.
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 25 Februari 2015, Indeks Jakarta Islamic Index (JII) menguat 1,979 poin (0,27%) ke level 722,404.
Indeks saham bluechips syariah ini pun kembali menanjak 2,238 poin (0,31%) ke level 722,663 di sesi pembukaan.
Untuk sementara JII tercatat sudah melampaui rekor tertinggi yang pernah ditorehkannya pada 13 Februari 2015 di level 721,525.
Pelaku pasar mengawali sesi perdagangan dengan mentransaksikan 55,69 juta saham bluechips syariah bernilai Rp 14,04 miliar
Sementara itu, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang berhasil mempertahankan rekor yang dicetaknya kemarin. ISSI pagi ini mengawali perdagangan dengan 0,360 poin (0,21%) ke level 173,907 di sesi pra pembukaan.
ISSI masih terus bergerak positif di sesi pembukaan dengan menguat 0,426 poin (0,25%) ke level 173,973.
Kenaikan ini disokong menguatnya harga saham dari 24 emiten syariah. Sisanya, 3 emiten bergerak turun ke zona merah dan 7 lainnya stagnan.
Transaksi perdagangan saham syariah di awal sesi mencapai Rp 18,93 miliar dengan 88,46 juta saham yang beralih tangan.
Secara umum pasar modal Indonesia memang tengah dalam tren menguat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bahkan makin mantap mempertahankan rekor barunya usai dibuka menguat 8,914 poin (0,16%) ke level 5.426,228 di sesi pra pembukaan.
IHSG kembali menanjak 10,070 poin (0,19%) ke level 5.427,384 di sesi pembukaan.
Lantai bursa saham pagi ini dipenuhi transaksi jual beli 100,067 juta saham bernilai Rp 29,911 miliar. Pemodal asing langsung membukukan nett buy di awal sesi senilai Rp 1,009 miliar.
Dari kawasan regional, indeks sejumlah saham utama Asia membuka perdagangan di zona hijau. Namun, saat ini bursa saham China mulai tertekan aksi jual.
Indeks Hang Seng dan Shanghai tercatat melemah 0,11 persen dan 0,56 persen. Sementara Nikkei Jepang dan Strait Times Singapura masih menguat 0,11 persen dan 0,19 persen.
Dari pasar keuangan, nilai tukar rupiah juga terimbas sentimen positif The Fed. Rupiah saat ini menguat 47 poin (0,36%) menjadi 12.875 per dolar AS.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli