Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Berbalik Cetak Rekor Baru

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 24 Februari 2015 16:36
Indeks Syariah Berbalik Cetak Rekor Baru
Di kala Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), indeks bluechips syariah cukup puas dengan menutup perdagangan di zona hijau.

Dream - Tersendat di awal sesi, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) justru mencetak rekor di penutupan sesi perdagangan. Kembalinya aksi beli jelang penutupan membawa indeks saham berbalik menguat.

Aksi beli pemodal asing juga menambah tenaga bagi indeks saham acuan melaju positif.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 24 Februari 2015, ISSI menguat 0,443 poin (0,26%) ke level 173,547.

ISSI sebetulnya sempat tertekan usai dibuka melemah ke level 172,986. Adanya spekulasi hasil positif pertemuan The Fed membuat ISSI akhirnya menembus rekor yang pernah dicetak pada 13 Februari 2015.

Upaya ISSI mencapai rekor harus dilalui dengan susah payah. Aksi tunggu pelaku pasar sempat memaksa ISSI jatuh ke level terendah 172,808. Namun ISSI kembali menunjukan tenaganya dengan menguat ke level tertinggi 173,706.

Meski mencetak rekor, papan perdagangan ISSI justru didominasi koreksi harga saham. Tercatat 104 emiten syariah masih tertinggal di zona merah. Sedangkan 77 emiten membantu ISSI mencapai rekor terbarunya.

Transaksi jual beli saham syariah kali ini mencapai Rp 3,69 triliun dengan 31,84 miliar yang diperdagangkan.

Berbeda dengan ISSI yang mencetak rekor, indeks saham bluechips syariah cukup puas dengan bergerak menguat.

Jakarta Islamic Index (JII) ditutup menguat 2,038 poin (0,28%) ke level 720,425. Penguatan ini disokong menguatnya harga saham dari 10 emiten unggulan syariah.

Papan perdagangan JII sebetulnya diwarnai aksi jual saham yang melanda 17 emiten. Sisanya, 3 emiten unggulan syariah memilih diam di tempat.

Top gainer saham bluechips syariah dihuni oleh UNTR yang menguat Rp 475 per saham. Diikuti SMGR yang naik Rp 125, SSMS Rp 120, ASSI Rp 100 dan PGAS Rp 50 per saham.

Pencapaian rekor baru ISSI dan menguatnya JII tak lepas dari kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sama dengan ISSI, IHSG juga berhasil menembus level tertingginya sepanjang sejarah.

IHSG sore ini ditutup menguat 14,037 poin (0,26%) ke level 5.417,314. Rekor IHSG sebelumnya berada di level 5.403,277.

Lantai bursa sore ini diguyur dana investor hingga p 6,27 triliun. Dari jumlah itu, asing kembali membukukan nett buy sekitar Rp 421 miliar.

Beri Komentar