Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://Antarafoto.com)
Dream - Indeks saham syariah bergerak fluktuatif di tengah aksi pelaku pasar menunggu keputusan The Federal Reserves. Sentimen turunnya harga minyak dunia juga ikut menekan aksi beli pemodal.
Lantai bursa sedikit terhibur dengan masih adanya aksi beli pemodal asing. Sampai 30 menit perdagangan, asing telah mencetak nett buy Rp 37 miliar.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 24 Februari 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) terpeleset 0,118 poin ke level 172,986.
Sepanjang 33 menit perdagangan, IHSG masih terus bergerak fluktuatif. Saat ini, ISSI tercatat menguat 0,215 poin (0,12%) ke level 173,319.
Penguatan ini ditopang naiknya harga saham dari 81 emiten syariah meski 43 lainnya masih berusaha menekan ISSI ke zona merah.
Pelaku pasar tercatat telah memperdagangkan 5,64 miliar saham dengan dana berputar hingga Rp 605 miliar.
Pembukaan di zona merah juga dialami indeks saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) dibuka melemah 0,708 poin ke level 717,679.
Sampai 33 menit waktu perdagangan, JII masih tertekan dengan turun 0,081 poin (0,01%) ke level 718,306. Pelan-pelan JII mulai merangkak naik zona hijau dan sempat menyentuh level tertinggi 719,174.
Kurang dari separuh penghuni JII atau 14 emiten sudah melaju ke zona hijau. Sementara 10 lainnya tertahan aksi jual dan 6 emiten memilih stagnan.
Sebanyak 1,57 miliar saham unggulan syariah telah diperdagangkan pelaku pasar dengan nilai Rp 337 miliar.
Secara umum lantai bursa pagi ini memang dilanda aksi wait & see pelaku pasar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis 3,6 poin (0,07%) ke level 5.399,65 pada sesi pra pembukaan perdagangan.
IHSG mampu berbalik arah hingga masuk zona hijau di sesi pembukaan usai naik tipis 1,97 poin ke level 5.405.
Meski menguat, laju IHSG terlihat masih fluktuatif. IHSG saat ini tercatat menguat 5,926 poin (0,11%) ke level 5.409,203.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya