Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gojek Dapat Suntikan Dana Segar Dari Dua Investor.
Dream – Salah satu perusahaan transportasi berbasis aplikasi, Gojek, dikabarkan menerima suntikan dana besar dari investor. Jumlahnya mencapai US$550 juta, setara dengan Rp7,2 triliun.
Dilansir dari Bloomberg, Jumat 5 Agustus 2016, perusahaan yang dipimpin oleh Nadiem Makarim ini mendapatkan dana dari dua investor, yaitu KKR dan Wardburg Pincus LLC. Dana ini akan digunakan untuk bersaing dengan Uber Technologies Inc., dan Grab dalam bisnis ojek online.
Farallon Capital dan Capital Group Private Markets dan shareholder lainnya disebutkan turut berpartisipasi dalam investasi ini. Kesepakatan pendanaan ini diumumkan setelah Didi Chuxing sepakat membeli Uber di Tiongkok.
NSI Ventures—modal ventura pertama Gojek—mengatakan bisnis transportasi online, termasuk ojek online, menjadi perhatian dunia saat ini. Berbekal dengan smartphone, konsumen bisa mencari angkutan dengan mudah.
" Bisnis jasa transportasi online menarik perhatian dunia. Pendanaan Gojek ini bisa membuka peluang multipasar," kata Shane Chesson, partner di NSI Ventures.
Sekadar informasi, sejak debutnya tahun 2015, aplikasi Gojek diunduh lebih dari 20 juta orang. Aplikasi ini menawarkan jasa ojek yang bisa dipesan secara online.
" Gojek ini punya kemampuan yang unik untuk menjadi penyedia jasa nomor satu untuk semua layanan. Perusahaan punya kesempatan yang nyata untuk memperkuat posisinya sebagai pemimpin platform mobile di Indonesia," kata Direktur KKR Asia, Terence Lee.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya