Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Grab Mendapatkan Pendanaan Dari Softbank. (Foto: Mix.co.id)
Dream – Persaingan bisnis layanan kendaraan berplatform online bakal semakin memanas. Salah satu platform pemesanan kendaraan online, Grab, memperolah suntikan dana dari Softbank. Jumlahnya tak tanggung-tanggung, mencapai US$750 juta atau Rp9,8 triliun.
Sebelumnya, perusahaan aplikasi pemesanan ojek online, Go-Jek, dilaporkan mendapatkan kucura dana dari investor KKR &Co Warburg Pincus LLC, dan beberapa investor lain. Nilainya sedikti lebih kecilyaitu US$ 400 juta, atau setara Rp5,2 triliun.
“ Pendanaan terbaru ini yang merupakan pendanaan terbesar dalam sejarah teknologi konsumen Asia Tenggara telah memperkuat kami untuk memimpin pasar,” kata CEO and Co-Founder Grab, Anthony Tan, di Singapura, dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 20 September 2016.
Anthony mengatakan peluang pasar Indonesia masih besar. Potensi pasarnya diprediksi mencapai US$15 miliar atau Rp197 triliun untuk industri ini. Potensi Grab juga tak kalah besar. Sistem pembayaran elektronik Grab, GrabPay, diakui masih masih besar.
“ Saya yakin bahwa platform teknologi, data science, dan machine learning yang kami miliki akan terus berkembang guna mendukung ambisi kami di kawasan ini,” kata dia.
Sementara itu, Chairman and CEO Softbank, Masayoshi Son, menyambut baik kerja sama pendanaan dengan Grab. Dikatakan bahwa Grab memiliki ekosistem internet untuk generasi berikutnya.
“ Kami berkomitmen untuk mendukung jawara-jawara lokal, seperti Grab yang memiliki visi akan ekosistem internet generasi berikutnya dan tentunya kami menyambut baik peluang berpartisipasi dalam kesuksesan jangka panjang mereka,” kata Masayoshi.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya