Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Lenovo Meluncurkan Pusat Data ThinkSystem
Dream - Teknologi informasi saat ini terus mengalami percepatan. Di era digital seperti saat ini, masyarakat dunia sudah tak bisa lepas dari kebutuhan teknologi informasi guna menunjang aktivitas kehidupan. Mulai dari bisnis, pendidikan, pemerintahan dan kehidupan pribadi.
Selain gadget, kebutuhan masyarakat yang kompleks juga turut melahirkan keinginan dukungan pusat data (data center) yang mumpuni.
Country Manager Data Center Group, Indonesia Lenovo Dick Bahar mengatakan, pertumbuhan data di Indonesia termasuak sangat besar. Hal itu didorong oleh pengadopsian dan inisiatif digital yang sangat luas.
" (Itu) membawa kita ke era baru digital dan menawarkan peluang yang sangat masif di pasar data center," kata Bahar di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu 23 Agustus 2017.
Melihat potensi besar tersebut, Lenovo memutuskan meluncurkan data center atau pusat data. Memanfaatkan 'revolusi kecerdasan' itu, Lenovo meluncurkan portofolio ThinkSystem yang berfokus pada hardware dan ThinkAgile berfokus pada software yang dapat terkoneksi dengan hardware.
Menurut Bahar, portofolio ThinkSystem ini terdiri dari server, networking, storage. ThinkSystem terdiri dari 14 belas server yang mudah dikonfigurasi untuk platform rack dan tower, mission critical, dense, blade.
Data center grup itu terdiri dari beberapa segmentasi primer pasar data center seperti hyperscale, software define, supercomputing, dan data center infrastructure.
" Jadi customer tidak perlu pusing, ini data sudah langsung satu box jadi cuma setting yang utamanya saja," ucap dia.
Bahar berharap dengan adanya ketersediaan data center itu pelanggan dapat lebih dimudahkan lagi dalam melakukan aktivitasnya di dunia teknologi informasi.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya